amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Penghasilan Sehari Hanya Rp10 Ribu, PKL di Stadion Kota Serang Kibarkan Bendera Putih

SERANG,- Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang mengibarkan bendera putih sambil berjualan. Mereka memprotes Pemkot Serang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Para pedagang mengeluhkan semenjak PPKM diberlakukan penghasilan mereka berkurang signifikan. Bahkan, ada pedagang yang mengaku penghasilan mereka perharinya hanya Rp10 ribu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan pedagang yang berjualan di sekitar Stadion memulai aksinya sejak pukul 13.00 WIB. Mereka mengikat bendera putih pada gerobak jualan mereka.

Selain itu, mereka juga mengibarkan bendera putih dengan ukuran lebih besar yang di ikat pada sebuah bambu dan di tempelkan pada pohon yang ada di sekitar Stadion. Bukan hanya itu, mereka pun menggambar emotikon sedih dan menuliskan kata-kata yang berbunyi “Kapan PPKM usai,” Pada bendera itu.

Salah seorang pedagang jajanan Jagung Susu Keju (Jasuke), Yuli mengatakan, sejak diberlakukanya PPKM Darurat oleh Pemkot Serang, penghasilannya menurun sangat signifikan. Bahkan dalam sehari ia pernah hanya mendapatkan uang Rp10 ribu. “Padahal pada hari biasanya penghasilan bisa mencapai Rp150ribu,” katanya saat ditemui di lapaknya, Rabu (28/7/2021).

Ia mengatakan, penurunan penghasilan tersebut diduga lantaran pembatasan jam operasional yang diberlakukan dan sepinya pengunjung di stadion lantaran takut pada aturan PPKM darurat. Bahkan tak jaran ia terpaksa membuang jualannya karena tidak ada yang membeli.

“Susah banget sampai nangis saya pulang, pedagang kuliner banyak tapi pengunjung engga ada,” Ujarnya.

Senada dengan Yuli, PKL lainnya Elan Jaelani mengaku sayang terdampak akibat diberlakukan PPKM darurat. Bahkan ia tidak sanggup untuk membayar uang sekolah anaknya satu tahun lamanya sejak pandemi. “Uang sekolah belum kebayar sampai sekarang,” Katanya.

Hal itu lantaran omzet jualanya menurun dari Rp700ribu menurun hingga Rp300 ribu perharinya. Bahkan tak jarang ia harus menggunakan uang yang seharusnya untuk modal dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Tapi kalau sekarang, setelah adanya Covid-19 dan PPKM, paling sehari dapat Rp200.000, kalau lagi ramai Rp300.000 sampai Rp400.000, omzetnya. Kadang enggak cukup buat belanja,” jelasnya.

Lebih lanjut, para pedagang meminta agar pemerintah segera mencabut aturan PPKM Darurat agar kondisi perekonomian bisa kembali normal. “Kita berharap agar pemerintah tidak lagi memperpanjang PPKM Darurat,” tandanya (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

3 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

3 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

4 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

4 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

4 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago