amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Selama Pandemi Covid-19, pengusaha karangan bunga di Kota Serang banjir orderan. Itu lantaran banyaknya kabar duka karena Covid-19.
Hal tersebut dikemukakan oleh pemilik Sultan Florist Yudi, saatditemui di lapaknya, Kamis (15/7/2021).
Menurutnya, saat ini terdapat peningkatan pesanan untuk ucapan duka cita. Namun ia tidak tau persis apakah karangan itu untuk pasien Covid-19 atau bukan. “Misalnya dulu bisanya per hari satu sekarang per hari nya bisa tiga atau bahkan tujuh. Itu untuk ucapan duka cita,” jelasnya.
Ia mejelaskan, untuk satu unit karangan bunga, dirinya bisa mengerjakan selama satu sampai dengan satu jam setengah. “untuk satu unit kita bisa ngerjain satu jam setengah. Untuk harganya sendiri dari 550 ribu sampai dengan 700 ribu, tergantung dengan jaraknya,” imbuhnya.
Menurtunya dirinya sendiri mendapatkan lonjakan orderan kemarin, tepatnya saat anak Bupati Serang meninggal dunia. Bahkan orderan dalam satu harinya mencapai 17 unit.
“Yang pesan beda-beda orang. Ada yang dari serang tapi juga ada yang dari Jakarta, karena kami sistemnya online,” jelasnya.
Sementara itu, untuk orderan karangan bunga ucapan weding dan opening tempat semasa pandemi menurun derastis. Terlebih saat pemberlakuan PPKM darurat di Kota Serang. Padahal bila dilihat pada penanggalan, di idul adha biasanya pedagang karangan bunga banjir orderan.
“Biasanya menjelang bulan haji ya pesanan untuk weding banyak, baik yang di gedung-gedung maupun di rumah warga, sekarang semenjak adanya PPKM ini ga ada, paling kita mengharapkan penjualan dari bunga-bunga yang satuan atau par ikat,” tandasnya. (Arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…