amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
JAKARTA – Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) mendorong agar Pemerintah Indonesia bisa membahas isu perlindungan perempuan dan anak pada Forum G-20.
Hal ini disebabkan, kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak dapat berdampak pada perekonomian negara dan hilangnya masa pendidikan anak sebagai penerus bangsa ke depan.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PP KPPG Airin Rachmi Diany dalam momen Peringatan Hari Kartini yang diadakan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (21/4/2022).
“Di momen Hari Kartini ini, bangsa Indonesia sudah saatnya melahirkan kemajuan-kemajuan peradaban. Dimana kesetaraan gender jadi kesadaran bersama. Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak tidak mendapatkan tempat. Oleh karena itu, saya kira hal semacam ini perlu juga dibahas di Forum-forum internasional seperti G-20,” kata Airin.
Di momen yang sama, Adde Rosi Khoerunnisa sebagai Anggota DPR-RI Perempuan dari Fraksi Golkar terlihat ikut membacakan beberapa pernyataan sikap PP KPPG dalam momen kartini.
“Indonesia dihadapkan pada Fakta Bahwa kasus Kekereasan sexual terhadap perempuan dan anak masih marak. Oleh karena itu, Pada Proses selanjutnya setelah RUU TPKS disahkan menjadi Undang-undang kami berkomitmen mengawal Sosialisasi, Edukasi dan Advokasi sebagai upaya untuk mengimplementasikan undang-undang ini dengan baik,” katanya.
Selain itu, dalam pernyataan yang sama PP KPPG menghimbau kepada seluruh orang tua Indonesia agar mengupayakan pendidikan yang layak.
“Menurut Kartini, Pendidikan adalah jalan menuju kesejahteraan dan kebahagiaan bagi Perempuan Indonesia. Oleh sebab itu PP KPPG menghimbau kepada seluruh Orang Tua di Indonesia untuk mengupayakan hak pendidikan yang layak bagi anak untuk hari ini dan masa depan,” tegas Adde Rosi.
Turut hadir dalam acara ini Sekjen PP KPPG Lindsey Afsari Puteri, Bendahara PP KPPG Tri Hanurita, dan Anggota DPR RI Perempuan Fraksi Golkar.
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…