amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang, – Memperingati hari kesaktian Pancasila, kader GP Ansor dan Banser di Provinsi Banten diajak untuk menjaga eksistensi Pancasila. Hal tersebut terungkap saat GP Ansor Provinsi Banten mengadakan Web Seminar (Webinar) yang diikuti oleh 300 kader se Provinsi Banten.
Kegiatan yang Mengambil tema ” Munajat Pemuda Untuk Kesaktian Pancasila” tersebut menghadirkan sejumlah tokoh Banten untuk menjadi narasumber diantaranya, Abuya KH. Muhtadi Dimyati, Ketua Umum GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas, Rektor Untirta Prof. Fatah Sulaeman, Warek III UIN Banten, DR. Wawan Wahyudin, Direktur INFID, Sugeng Bahagijo dan Kepala Kesbang Provinsi Banten.
Ketua GP Ansor Provinsi Banten, Ahmad Nuri mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar kader Ansor menjaga eksistensi dan kesaktian Pancasila.
“Saat ini Pancasila sedang mengalami gangguan dan rongrongan dari kelompok fundamentalis, liberalis atau bahkan komunis. Kita bermunajat dan berdiskusi dalam upaya menjaga eksistensi pancasila dari segala ancaman sambil senantiasa memahami dan memperdalam isi dan kandungannya,” Ungkapnya saat memberikan sambutan di acara Webinar, Rabu (08/07/20).
Sementara itu, ketua umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa dengan Gus Yaqut mengajak seluruh kader Ansor dan banser satu komando dibawah arahan dan komando PBNU dalam menyikapi RUU HIP. ” Kader Ansor/Banser tidak usah ikut-ikutan aksi seperti yang lain, kita cukup mendengarkan perintah dan kebijakan PBNU,” Katanya.
Gus Yaqut yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI tersebut menambahkan, jika RUU HIP tidak akan dilanjutkan. ” Tidak usah kuatir, NU sudah tegas menolak dan bahkan inisiator RUU HIP juga sudah mencabutnya,” tandanya.
Dalam pemaparannya, Rektor Untirta Prof. Fatah Sulaeman menjelaskan bahwa Pancasila sebagai Kalimatun Sawa setidaknya memiliki delapan fungsi utama. “Yakni Pancasila Sebagai Ideologi negara, sebagai Dasar Negara, Jiwa, Kepribadian, Pandangan Hidup Bangsa Indonesia, Sumber dari segala sumber hukum di Indonesia, cita-cita dan tujuan bangsa serta falsafah hidup dan alat pemersatu bangsa,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Fatah mengapresiasi kader-kader Ansor dan Banser yang telah berkiprah di hampir semua lini kehidupan. ” Ansor/Banser ini di samping menjadi masa depan NU juga menjadi NU masa depan, bahkan Ansor/Banser adalah masa depan Indonesia,” tandanya.
Pemateri lainnya, direktur INFID Sugeng Bahagijo menyampaikan bahwa kiprah Ansor dan Banser dalam mengawal Pancasila dan NKRI tidak perlu diragukan lagi. Konsistensi gerakan Ansor/Banser sangat teruji. ” Saya (infid) banyak melakukan kerja-kerja bareng dengan kader-kader Ansor untuk program-program penguatan dan pemberdayaan masyarakat, ide-ide dan gagasanya keren dan genuine,” jelasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…