amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
LEBAK,- Hujan rintik tidak menjadi penghalang bagi warga Kampung Sukajaya, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, untuk melakukan pawai obor dalam rangka menyambut momentum Nuzulul Qur’an.
Unsur tokoh agama, pemuda, serta ibu-bu, remaja masjid nampak bersemangat saat keliling kampung dengan membawa obor.
Warga berharap kegiatan itu bagian dari penyemangat ibadah puasa di bulan ramadan. “Senang pak, hujan juga nggak apa-apa karena baru tahun ini pawai obor dilakukan lagi di kampung kami,” ujar Ade, salah satu peserta pawai obor.
Ia mengaku bersemangat melakukan pawai obor. Mengingat tahun-tahun sebelumnya tidak digelar lantaran kondisi Kecamatan Bayah dilanda pandemi Covid-19. “Itu membuktikan, bahwa warga di Kampung Sukajaya sangat kompak,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Desa Bayah Timur Rahmat Taufik memgungkapkan, peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan dijadikan momen bagi seluruh warga di Desa Bayah Timur, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta kekhusuan dalam melaksanakan ibadah puasa.
“Ayo kita jadikan momen malam Nuzulul Qur’an ini untuk memaksimalkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah. Saya juga sangat bangga melihat kekompakan warga di Kampung Sukajaya yang sudah rela berhujan-hujanan dalam melaksanakan pawai obor,” katanya.
Ia menegaskan, tahun depan Pemdes Bayah Timur akan menjadikan kegiatan pawai obor sebagai agenda tahunan dan akan diberikan anggaran dari desa, agar peringatan di tahun depan semakin meriah.
“Tahun depan saya akan support anggaran dari desa untuk kegiatan pawai obor, agar semakin meriah lagi kegiatan ini,” tutupnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…