amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Polisi dari Polres Serang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus kecelakaan maut antara mobil odong-odong dan kereta api. Petugas menggunakan alat Trafik Aciden Analisis (TAA) untuk memudahkan proses olah TKP.
Kasat Lantas Polres Serang, AKP Tiwi Afrina mengatakan, pelaksanaan olah TKP dengan TAA dimaksukan untuk mengetahui bagaimana kronologis kecelakaan yang memakan korban.
“Alat ini akan memudahkan petugas untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan dengan akurat,” katanya, Selasa (26/7/22)
Ia mengatakan, kecelakaan terjadi saat mobil odong-odong melintas dari walantaka menuju keeagial. Sampai dilokasi, terjadi kecelakaan naas tersebut yang menyebabkan sembilan orang meninggal dunia.
“Tujuannya hanya untuk berwisata saja berekeliling kampung. Korban ada sembilan orang, tiga orang anak-anak sentara sisanya dewasa,” jelasnya.
Mengenai hasil olah TKP, pihaknya belum dapat memberikan keterangan karena masih dalam proses pemeriksaa. Pihaknya juga belum dapat menetapkan tersangka dalam kasus tersebut lantaran masih dalam proses periksaan.
“sampai saat ini pihaknya kami melakukannya pemeriksaan terhadap para saksi dan sopir odong-odog. Nantinya masinis juga akan diperiksa,” jelasnya
Ia mengatakan, kondisi sopir saat ini dalam keadaan sehat dan masih berada di polsek. Polisi juga belum menetapkan sopir sebagai tersangka. Nantinya pihaknya akan melakukam pemeriksaan terhadap masinis.
“Untuk sopir dan juga mobil odong-odong akan dibawa ke polres serang,” ucapnya. (Arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…