amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Sejumlah petani di Kabupaten Serang mulai melirik potensi keuntungan dari tanaman Porang. Bahkan, diperkirakan sudah di atas 250 hektare lahan yang ditanami tanaman jenis umbi ini.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengakui Kabupaten Serang memiliki potensi agrobisnis melalui tanaman Porang. Bahkan, bisa ekspor ke mancanegara. “Kita ingin punya sentra Porang dan akan kita dorong agar petani juga bisa produksi olahan juga agar bisa memiliki nilai yang besar. Kita bidik hingga bisa ekspor,” kata Tatu setelah meninjau tanaman Porang di Kecamatan Mancak, Selasa (22/06/2021).
Dia berharap, petani bisa menjual hasil produksi Porang ke luar negeri. Pasalnya, selama ini Jawa Timur yang mengelola hasil panen Porang dari petani Kabupaten Serang. “Kita pikirkan bersama agar bisa ekspor,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, satu hektare lahan petani bisa menghasilkan 40 ton Porang dalam tujuh bulan dan dalam satu tanaman bisa menghasilkan tiga bibit. “Dan bisa terus berkembang, karena tanaman Porang di luas satu hektare, bisa menjadi bibit lagi untuk tiga hektare lagi,” ujarnya.
Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian agar menyediakan kebutuhan pengembangan tanaman Porang. “Peralatannya seperti pemanas Oven, kalau perlu berikut satu set mesinnya,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana menjelaskan, saat ini tanaman Porang sudah tersebar di lima Kecamatan. Yakni, Mancak, Padarincang, Gunungsari, Cinangka, dan Pabuaran. “Di Mancak saja ada 132 hektare, kalau semuanya mungkin di atas 250 hektare,” kata Zaldi
Ia menambahkan, pihaknya akan menyatukan seluruh petani porang guna memperkuat produksi di Kabupaten Serang. Hal itu sesuai dengan intruksi Bupati Serang. “Jika produksi sudah kuat, kita akan mencari akses ke eksportir,” ujarnya.(Imat/red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…