amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan rapat evaluasi pelaksanaan APBD tahun 2020 melalui zoom meting di Diskominfo Kota Serang. Ada lima instansi yang serapan anggarannya rendah.
Wali Kota Serang Syafrudin realisasi anggaran Pemkot Serang secara keseluruhan mencapai 95,38 persen dengan silva 4,62 persen.
Kemudian, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang serapan anggarannya lima terendah. Yakni, di Dinas Kesehatan Rp16 miliar lebih tak terserap, Kecamatan Kasemen Rp2,7 miliar, Korpri Rp114 juta, Kesbangpol 10 persen dan BPBD 8 persen tak terserap. “Jadi secara keseluruhan sudah bagus mencapai 90,38 persen,” ujarnya.
Sedangkan untuk realisasi pendapatan, lanjut dia, sudah mencapai secara keseluruhan 87,13 persen. “Jadi masih kurang 12 persen lebih. Ini dari beberapa OPD yakni Distan, Disparpora, Dinkes, Dishub dan BPKAD,” jelasnya.
Ia mengatakan, untuk program proritas, unggulan dan mendesak yang akan dilaksanakan pada tahun ini, yakni pembangunan sarana prasarana RSUD Kota Serang, peningkatan jalan KSB, lanscape dan rekap Stadion Maulana Yusuf.
Kemudian, rehab gedung pelayanan DPMPTSP, perbaikan jalan-jalan perbatasan, pembangunan gedung BPBD, pembanguan gedung sarana prasarana gedung sekolah, pembangunan SMPN Banjar Agung, pembebasan lahan kali Sultan Karangantu dan Alun-alun.
“Untuk program unggulannya pembangunan lanjutan RTH Kecamatan Walantaka, Taktakan, Serang dan lanscape Masjid Agung, pembangunan kampung tematik atau kampung resik lan aman. Kalau program mendesak hanya satu yakni penerapan new normal satgas Covid-19 yang akan ditingkatkan dengan cara-cara lain agar bisa penurunan kasus Covid-19, pembanguan drainase, jalan dan bronjong di Cilowong serta penanganan dampak Covid-19, pembongkaran kios kepandean dan lainnya,” katanya.
Ditempat sama Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin lebih menekankan bahwa, evaluasi ini tidak sebatas seremonial akan tetapi harus ada tindaklanjutnya. Apa kendalanya dan solusinya harus ada, agar tidak mubazir. “Harus ada tindaklanjut dan harus mencari solusi targetan agar menemuhi target harus dengan cara apa, pakai langkah apa?,” kata Subadri Ushuludin. (Ars)
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…