amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL – Kesadaran dan kecintaan akan lingkungan harus ditumbuhkan sejak dini, termasuk melibatkan anak-anak dalam setiap kegiatan yang berhubungan dengan alam dan lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan saat menghadiri pembinaan sekolah Adiwiyata menuju tingkat nasional, yang diselenggarakan di SMP N 14 Tangerang Selatan, pada Rabu (15/03).
“Adiwiyata ini bertujuan untuk bagaimana kita menciptakan generasi yang cinta akan lingkungan,” ujarnya.
Dengan Adiwiyata ini, kata Pilar, generasi inilah yang akan melanjutkan nantinya membangun dan mempunyai karakter yang peduli dengan lingkungan.
“Jadi kita mulai lakukan hal-hal kecil yang berdampak terhadap lingkungan. Kita tak akan bisa mengubah hal yang besar, tanpa mengubah satu hal yang kecil,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Forum Adiwiyata Kota Tangerang Selatan Rr Truetami Ajeng Pilar Saga menyampaikan rasa senangnya, karena bisa berkumpul bersama peserta didik untuk membahas lingkungan hidup.
“Maka gerakan peduli akan lingkungan hidup ini di sekolah menjadi salah satu gagasan yang baik,” ucapnya.
Tindakan nyata itulah harus dilakukan pula di sekolah. Mulai dari menghilangkan limbah dan sampah.
“Jadi kita mulai memilah sampah di sekolah, bank sampah mungkin di sekolah. Jadi kita mulai lakukan hal kecil dari ruang kelas di sekolah ini,” ujarnya.
Untuk itu, ia berharap gerakan peduli dan berbudaya lingkungan di sekolah ini akan menjadi sukses dan menjadi inspirasi bagi siapapun.
“Jadi nantinya murid-murid sudah terbiasa dan menjadi kebiasaan menjalankan Adiwiyata ini bahkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah,” tutupnya. (red)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…