amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Rencana Pemkot Serang yang akan melaksanakan sekolah tatap muka di Januari 2021 terpaksa harus batal. Hal itu seiring dengan pembatalan yang dilakukan oleh Gubernur Banten.
Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengumumkan pembatalan sekolah tatap muka di Januari 2021. Penundaan belajar tatap muka itu disebutkan Wahidin karena masukan dari berbagai pihak.
Di Kota Serang, Pemkot sebelumnya berencana akan memulai sekolah tatap muka pada 04 Januari 2021. Pemkot Serang juga mengklaim sudah mendapatkan persetujuan dari orangtua siswa untuk menyelenggarakan sekolah tatap muka.
“Hasil rapat dengan dindik dan dinkes provinsi, ternyata dengan berbagai pertimbangan dari semua pihak, dari doktor dan lain sebagainya mengarahkan untuk ditunda,” kata Walikota Serang Syafrudin, Rabu (23/12/20).
Syafruddin mengatakan, penundaan pelaksanaan sekolah tatap muka dilatar belakangi beberapa sebab. “Karena memang hasil rapat dari provinsi itu untuk ditunda dengan berbagai pertimbangan karena memang sekarang ini mungkin meningkat covid itu, makanya ditunda,” ilbuhnya.
Syafrudin mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah siap untuk melaksanakan pelaksanaan sekolah tatap muka. Namun karena pemprov menginginkan untuk ditunda, pihaknya akan mengikuti anjuran dari pemerintah Provinsi.
“Kota serang tentu akan mengikuti provinsi, akan tetapi akan menunggu surat edaran dari provinsi, secara lisan tentu kita akan mengikuti dari provinsi tetapi secara tertulis kita belum menerima surat dari provinsi,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin menyebut jika mayoritas orang tua siswa ingin pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimulai. Namun karena Pemprov tidak mengizinkan, pihaknya akan mengikuti anjuran dari pemprov Banten.
“Aspirasi dari wali murid kalau di poling yang setuju sekolah tatap muka itu 85 persen sampai 90 persen. Tapi lagi-lagi kita kan pemerintah, tidak bisa berdiri sendiri, kita bersurat ke provinsi, pusat dan lain-lain, kalau saja pemprov belum acc, kita pun harus menyikapi itu,” jelasnya. (Arr)
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…