amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG, – Sebuah rekaman video yang menunjukkan kejadian tak biasa belakangan menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang ahli bedah yang mengeluarkan ponsel Nokia lama dari perut seorang pria.
Seperti dikutip dari Daily Star, pria itu tampaknya memang sengaja menelan perangkat tersebut. Namun sang pria sendiri enggan mengungkapkan alasan dari tindakan ekstremnya itu.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah sakit di ibu kota Kosovo, Pristina. Dalam video yang beredar terlihat sebuah kamera kecil dimasukkan ke dalam sistem pencernaan sang pria melalui mulutnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa terdapat salah satu bagian ponsel yang bersarang di dalam tubuhnya. Pihak rumah sakit kemudian membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk mencoba mengeluarkan ponsel dari dalam tubuh sang pria.
Untungnya, ponsel tersebut berhasil dikeluarkan dengan cara yang sama, yaitu melalui mulutnya. Sebelumnya, pria berusia 33 tahun itu sendiri mengaku telah mengalami sakit selama 4 hari usai menelan ponselnya. Karena merasa tak tahan lagi dengan sakitnya itu, barulah sang pria memutuskan untuk pergi ke rumah sakit.
Dr Skender Telaku yang menangani pria tersebut mengatakan bahwa operasi mengeluarkan ponsel dari tubuh sang pria adalah operasi paling aneh yang pernah dilakukannya. Sang dokter juga telah mengetahui bahwa pasiennya itu menelan ponsel dengan sengaja karena perangkat tersebut terlalu besar untuk tertelan secara tidak sengaja.
“Saya mendapatkan telepon tentang seorang pasien yang menelan benda, dan setelah melakukan pemindaian, kami melihat bahwa telepon telah terbelah menjadi tiga bagian,” terang sang dokter.
“Dari semua bagian, baterai adalah yang paling mengkhawatirkan kami karena berpotensi meledak di perut pria itu,” tambah sang dokter.
Diketahui baterai mengandung banyak bahan kimia beracun, seperti penghambat api, timah, bahkan merkuri. Untuk model ponsel yang ditelan oleh sang pria ternyata berisi baterai lithium-ion dan untungnya tidak bocor. Namun sayang tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana kondisi kesehatan sang pria saat ini. (red)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…