amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Sepanjang tahun 2020, Pemkot Serang telah menerima aduan dari masyarakat sebanyak 66 aduan. Aduan tersebut disampaikan oleh masyarakat melalui aplikasi yang telah disediakan oleh pemkot Serang yakni aplikasi Reaksi Atas Berita Warga (Rabeg).
Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, dari 66 aduan yang masuk, banyak didominasi oleh keluhan masyarakat terhadap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang.
“Yang paling banyak tentang dishub kaitannya dengan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati, lampu merah, parkir dan lainnya. Kurang lebih ada 11 aduan untuk dishub,” katanya saat ditemui, Rabu (18/11/20)
Syafrudin mengatakan, selain Dishub, masyarakat juga banyak mengeluhkan terkait infrastruktur yang dibangun oleh Dinas PUPR dan Perkim Kota Serang.
“Jalan rusak, drainase rusak, banjir, titik-tititk banjir, kemudian masalah jembatan, itu masuk ke kita. Kemudian untuk yang lainnya kaitannya Terkait bantuan sosial kemudian dari perindagkop masalah UMKM,” imbuhnya.
Syafrudin menilai, berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, tingkat partisipasi masyarakat untuk melaporkan kendala yang terjadi di lingkungannya cenderung meningkat.
“Setiap tahunnya ada peningkatan. Dari 66 aduan selama ini sudah 95 persen terealisasi, jadi aduan masyarakat alhamdulilah direspon positif. Terutama oleh OPD masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syafrudin meminta kepada OPD yang memiliki operator yang akan menerima aduan agar segera mendaftarkan operatornya ke diskominfo.
“Seperti perizinan, dukcapil, bpjb, kecamatan serang, dishub belum mendaftarkan oeratornya. Saya kira seluruh OPD ini harus memiliki operator karena kalu tidak memiliki, dari Diskominfo akan kesulitan merealisasikan ke OPD masing-masing,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…