amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG, – Warga Perumahan Puri Kartika, RW 08, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug melakukan budidaya ikan koi untuk memikat wisatawan. Tak sekadar itu, hampir semua rumah warga di RW 09 ini pun memiliki kolam Ikan Koi
Konsep wisata Ikan Koi mendapat sambutan yang hangat dari warga hingga wisatawan. Hingga saat ini, pagi dan sore tak terkecuali waktu libur Kampung Puri Kartika Bertani (Puber) ini selalu ramai pengunjung yang ingin melihat kecantikan beragam ikan koi.
“Kampung Puber, pagi-pagi sudah ramai tuh anak-anak dan orangtua yang melihat kolam-kolam ikan koi kami. Kalau waktu libur apalagi, silih berganti pengunjung berdatangan,” ungkap Indrawanto, salah seorang penggiat Ikan Koi, Senin (29/11/2021).
Ia pun menjelaskan, wisata ikan koi Kampung Puber perlahan dikonsep wisata gratis bagi masyarakat. Dimana pengunjung tidak boleh memberikan makan ikan dari luar, namun harus makanan yang diperjual belikan di lokasi Kampung Puber. “Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan, jangan sampai ikan koi mati karena mengkonsumsi makanan-makanan yang tidak diperuntukan. Anak-anak senang tuh kasih makan ikan, kita sediakan di lokasi kita,” jelasnya.
Sementara itu, Indrawanto menuturkan di Kampung Puber juga terdapat beragam budidaya tanaman sayur mayur hingga toga. Budidaya ikan lele hingga program bank sampah.“Pastinya, kita berkomitmen untuk terus berinovasi mempercantik kampung. dan wisata ikan koi menjadi keunggulan kita, terbuka bebas dan gartis bagi siapa pun. Bisa belajar budidaya ikan koi, atau sekedar menikmati kecantikan ikan koi semata,” tutupnya. (gus/red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…