amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Serang berencana membuat embung atau tandon air di tiga titik di Kota Serang. Pembangunan direncanakan akan dimulai pada tahun 2022.
Kepala DPUTR Kota Serang, M. Ridwan mengatakan, pembangunan embung dimaksudkan untuk menghambat laju ari hujan yang seringkali menyebabkan banjir di Kota Serang.
“Tandon atau embung untuk memperlambat laju air. Biasanya ketika hujan deras, air kan banyak nah drainase kita berfungsi tapi kurang optimal karena ada sedimen atau sampah. Jadi sulit dilalui air,” katanya saat mengisi kegiatan ‘Ngopi Sore’ di Sekretariat PWKS, Kamis (25/2/2021).
Ridwan mengatakan, terdapat tiga titik embung yang telah direncanakan oleh Pemkot Serang. Ketigannya yaitu di Kota Serang Baru (KSB), Sumur Pecung dan Karundang. “Diharapkan ketika curah hujan tinggi, kita dapat mengatur volume air pada aliran drainase,” imbuhnya.
Ridwan mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan proses pembuatan Studi Kelayakan atau Feasibility Study (FS). “Masih lama (bangun embung). Harus pembebasan lahan dulu. Sekarang masih selesaikan FS nya dulu. Tahun depan paling (bangun embung),” ujarnya.
Untuk rncana jangka pendek guna mengantisipasi banjir, lanjut Ridwan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan normalisasi drainase. Caranya dengan melakukan pembersihan sedimen atau sampah yang ada di drainase.
“Drainase yang menjadi kewenangan kami, akan dibersihkan tahun ini. Iya seluruhnya se-Kota Serang, kurang lebih ada 26 titik. Pagu normalisasi 3 miliar iya kita harus cukup,” pungkasnya.
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…