amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Pelaksanaan rapid test masal di Kota serang kembali mendapatkan penolakan dari Warga. Sebelumnya, penolakan terjadi di Kelurahan Masjid Priyai, Kecamatan Kasemen lantaran warga takut diboyong ke rumah sakit, kali ini penolakan juga terjadi di Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Warga kelurahan lialan melakukan aksi serupa dengan mengungsi agar terhindar dari rapid test.
Pantauan di lokasi, suasana rapid tes yang di selenggarakan di kantor Kelurahan, tampak sepi. Pelaksanaan rapid test terpantau hanya di ikuti oleh sebagian warga saja.
Ketua RT/08 RW/07 Kelurahan Lialang, Kota Serang, Wadudin mengatakan warga pada takut untuk menjalani tes karena informasi yang beredar terkait rapid test dinilai meresahkan, akibat nya warga mengosongkan rumah nya dan memilih mengungsi ke ladang dan ke rumah tetangga.
“Kami datangi, mengetuk satu persatu rumah warga untuk memastikan, warga masih pada mengungsi dan hingga kini belum kembali ke rumah,” kata Wadudin, Jumat (19/06/20).
Menurutnya, warga mendapatkan informasi rapid tes bagi warga merasa tak penting untuk mejalani nya.”Setelah mendapat pemberitahuan dari kelurahan terkait akan di adakan nya tes cepat, malam hari nya warga pada kabur meninggalkan rumah nya,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Lialang Saniman membenarkan bahwa sebagian warga nya takut untuk menjalani rapid tes, karena keliru dalam menerima informasi sehingga menimbulkan keresahan.
“Warganya takut padahal tidak semua warga akan di tes cepat, jatah rapid test di kelurahan ini cuma seratus orang dan di prioritaskan untuk aparatur kelurahan, ibu hamil serta warga yang sering berpergian ke zona merah,” tegasnya. (Arr)
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…