amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- UIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten berencana menggelar pembelajaran tatap muka. Yakni, pada awal Oktober 2021.
Rektor UIN SMH Banten, Wawan Wahyudin mengatakan, pihaknya saat ini tengah gencar melaksanakan vaksinasi guna bisa melaksanakan perkuliahan tatap muka.
“Kalau berbicara jumlah pada tahap ke dua ini sama jumlahnya 3.000 dosis,” katanya saat ditemui di UIN SMH Banten, Rabu (22/9/2021).
Pihak kampus sendiri, lanjut Wawan, pihaknya telah menetapkan waktu untuk pembelajaran tatap muka. “Insya Allah awal Oktober, kita masih sosialisasi. Untuk percepatan ini kita tidak hanya menyelenggarakan vaksin di kampus tapi menghimbau agar perapat ke fasilitas layanan kesehatan,” jelasnya.
Kendati demikian pihaknya masih menunggu izin dan istruksi lebih lanjut dari kementrian. “Kita tidak bisa jalan sendiri, kita mengacu pada aturan-aturan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat,” imbuhnya.
Lebih lanjut Wawan menghimbau agar mahasiswa yang telah menjalani vaksinasi untuk tenggelam dalam evoria. “Mandatori dari kementerian Agama untuk tetep menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…