amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 5 Februari mendatang.
Beriringan dengan itu, BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk bisa memahami dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang ada di wilayahnya.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara menjelaskan, sejumlah wilayah di Kota Tangerang memiliki sejarah tentang kebencanaan, terutama bencana banjir.
“Dengan itu, selain BPBD telah melakukan upaya mitigasi dini, dengan menyiapkan personel dan perlengkapan yang siap siaga. Menghadapi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi, masyarakat diimbau turut melakukan mitigasi,” tegas Deni, Jumat (2/2/24).
Ia pun menuturkan, mitigasi yang bisa dilakukan masyarakat ialah ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, membuat biopori, memastikan saluran air tidak tersumbat dan memeriksa kinerja sistem pengendali banjir.
“Masyarakat juga bisa melakukan antisipasi bencana dengan menyimpan arsip penting di rumah, di tempat yang aman. Antisipasi pada berkas-berkas penting di rumah, juga hal penting dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem,” jelasnya.
Lanjutnya, masyarakat Kota Tangerang juga diimbau untuk turut merespons dampak buruk yang mungkin terjadi selama cuaca ekstrem dengan menghubungi panggilan darurat 112. Baik itu, permohonan penanganan banjir, pohon tumbang atau bencana lainnya.
“Petugas dan Posko kami siagakan 24 jam, untuk siap membantu dan merespons urusan gawat darurat di Kota Tangerang,” tutupnya.
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…