amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meminta Satgas Penanganan Covid-19 tetap melakukan singkronisasi data secara akurat untuk mengetahui situasi terkini penyebaran Covid-19. Meskipun saat ini Provinsi Banten telah memasuki zona kuning.
“Layanan kesehatan, sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan sudah memadai. Sinkronisasi data penanganan Covid-19 tetap harus dimaksimalkan agar kita tidak kecolongan,” ungkap WH dalam Rapat Koordinasi Terkait Penanganan Covid-19 dan Perkembangan Pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Tangerang Jl. Satria – Sudirman No. 1 Kota Tangerang, Jum’at, (5/3/2021).
Dalam kesempatan itu, WH juga menyampaikan perbincangannya dengan Presiden Joko Widodo, bahwa tahun 2021 ini untuk menyelamatkan masyarakat dari Covid-19. Kegiatan perekonomian mulai berjalan dan belajar tatap muka diharapkan dapat dilakukan secara terbatas mulai bulan Juli 2021.
“Vaksinasi Covid-19 menjadi harapan kita untuk bisa meminimalkan dampak Covid-19 agar kegiatan perekonomian dapat berjalan lancar dan belajar tatap muka bisa dilakukan Juli mendatang,” ungkapnya.
Wahudun menilai, singkronisasi data secara terkini dianggap penting agar kita segera mengetahui kebijakan yang harus diambil dalam penanganan pandemi ini, “Pengalaman Kota Tangerang Selatan, dari 14 indikator yang digunakan pakar di BNPB, persoalan input data menjadi penting,” tegas WH.
Dalam kesempatan itu Walikota Tangerang Arief Wismansyah melaporkan di Kota Tangerang memang ada kenaikan positive rate. Namun kasus bulan Februari sudah lebih rendah dibanding bulan Januari.
“Dari PPKM Mikro kasus menurun dengan menekan kegiatan masyarakat, kegiatan aman bersama serta launching Kampung Tangguh bersama Polri. Di Kota Tangerang layanan rumah sakit sudah mencukupi. Untuk kegiatan vaksinasi, hari ini selesai,” pungkas Arief. (Nji)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…