amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
OTOMOTIF

Yanto Jawa, Aki-Aki Gila Balap

Kecintaan Yanto Jawa (50) di dunia balap Grasstrek tak diragukan lagi, Ketua Tim Wily Racing Team (WRT) 05 asal Balaraja, Kabupaten Tangerang ini telah mengabdikan diri di dunia balap sejak tahun 90an. Hal inilah yang kini ia wariskan kepada anak kandungnya Wily An.

 

Menurut Yanto, dirinya tak segan untuk mengeluarkan kocek jutaan rupiah untuk membiayai keperluan anaknya di dunia balap. ”buat saya yang penting kebutuhan anak terpenuhi, sambil dibimbing biar terus berprestasi,” katanya. Sabtu (25/1/2020).

 

Yanto mengungkapkan, pada tahun 2015 lalu iya melihat Wily An yang kala itu berusia 10 tahun sangat menyukai balap Grasstrack, dari situ ia memutuskan untuk mendukung penuh hobi anaknya tersebut.

 

“Melihat anak punya hobi yang sama dengan saya tentunya sangat senang dan mendukung, apapun buat anak, saya kasih asal dia mau fokus dan latihan,” ungkapnya.

 

Di tahun 2019 Wily naik ke kelas pemula, dari situ Yanto langsung membangun 3 unit motor balap sekaligus, yakni motor bebek standar 4T, motor Bebek standar 2T, dan motor bebek modif 4T. Meski tak sedikit biaya yang dikeluarkan.

 

“buat saya urusan biaya bisa dicari, yang penting kepuasan hati melihat anak berprestasi itu yang ditak ternilai,” ujarnya. (drik)

admin

Share
Published by
admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

3 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

4 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

4 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

4 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

4 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago