1450 Pesepeda Meriahkan SNR

Serang,- Sebanyak 1450 pesepeda mengikuti kegiatan Serang Night Ride (SNR) yang dilaksanakan di Alun-alun Barat kota Serang menuju rumah dinas Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin. Ribuan pesepeda tersebut tidak hanya berasal dari kota Serang terapi juga dari luar kota Serang seperti kabupaten Serang dan Kota Cilegon.
Berdasarkan pantauan di lokasi, alun-alun barat Kota Serang sudah mulai dipenuhi oleh pesepeda sejak pukul 19.00 WIB. Terlihat pula sejumlah pejabat Pemerintahan di Pemkot Serang seperti Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin dan Sekda Kota Serang, TB Urip Henus dan juga pejabat lainnya.
Program Director Eco transportasi Doni Pasha Rahadian mengatakan, animo masyarakat untuk bersepeda di SNR amat sangat tinggi. Terbukti, pada pelaksanaan SNR yang pertama di era transisi new normal, mencapai 1450 orang.
“Jumlah kurang lebih dalam hitungan alat sekitar 1450. Itu campuran ada dari kabupaten serang ada yang dari anyer, Cilegon, merak dan lain-lain itu semua pada datang untuk meramaikan pemanasan SNR ini,” ungkapnya saat di wawancarai awak media, Jum’at (25/07/20).
Pasha mengungkapkan, pada debut SNR yang pertama tersebut, sebenarnya merupakan upaya pemanasan sebelum secara resmi di launching pada era new normal. Untuk itu, pihaknya memutuskan untuk menggandeng pemerintah agar mendapatkan suport dari pemerintah.
“Karena selama Corona kita benar-benar libur, kemarin akhirnya kita berkolaborasi dengan pemerintah, saya harap SNR bisa dirawat oleh pemerintah,” jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, Pasha juga mengajak kepada pesepeda yang lain untuk tetap tertib berlalulintas dan berbagi jalan dengan pengguna jalan lainnya. Ia pun berharap agar ke depan kota serang ini menjadi kota bersepeda.
“Bahwa sepeda itu tidak hanya untuk olahraga tapi bisa juga sebagai alat transportasi untuk pindah tempat dari satu tempat ke tempat yang lainnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut Pasha berharap agar pemerintah segera membuat kebijakan untuk para pesepeda, baik itu dari segi tata tertib dalam bersepeda ataupun membuatkan jalur khusus sepdah agar bersepeda di Kota Serang bisa lebih terarah.
“Semoga kedepannya kita bisa menerima Perda tentang pesepeda entah jalur pesepeda entah memang ada tata tertib pesepeda atau kendaraan yang tidak boleh masuk ke jalur pesepeda,” tandasnya.
Diketahui, rute yang ditempuh dalam SNR yakni start dari alun-alun kota Serang dan finish di rumah dinas bapak wakil Walikota Serang. (Arr)









