15 Tahun Rusak, Jalan Poros Lopang Memprihatinkan

Serang,- Kondisi jalan Poros Lopang yang diberi nama Jalan Ki Sahal kian hari kian memperihatinkan, lantaran kondisinya yang rusak parah. Jalan yang berada di Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, tersebut dikeluhkan warga lantarana sudah 15 tahun belum pernah ada perbaikan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang dekat dengan kantor kelurahan Lopang tersebut dipenuhi lubang dan digenangi air. Tak hanya itu, banyak sekali lumpur di sisi kanan jalan yang berdasarkan pengakuan lurah setempat, lumpur tersebut merupakan bentuk protes warga lantaran jalan tak kunjung dibangun. Terlihat kendaraan yang melintasi jalan tersebut nampak berhati-hati agar tidak tetperosok ke lubang-lubang jalan tersebut.
Salah seorang warga yang sehari-harinya berjualan air isi ulang Bani mengatakan, dirinya kerap kesulitan saat melintasi jalan Ki Sahal tersebut. Lantaran menurutnya, jalan yang dilaluinya itu selain berlubang juga becek dan tergenang air.
“Saya suka kagok kalo nganter air ke warga atau sekolah-sekolah. Udah mah bawa beban berat, ditambah jalan nya rusak dan berlumpur. Ga jarang saya hampir mau jatuh karena licin, jadinya saya pelan-pelan bawa motornya,” ujarnya, ditemui di lokasi, Jumat (21/2/2020).
Pria yang tinggal di Lingkungan Lopang Cilik tersebut mengeluhkan kondisi jalan Ki Sahal tersebut. Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung sangat lama dan dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Karena, jalan tersebut menjadi jalan utama bagi warga yang ingin ke sekolah ataupun ke kelurahan.
“Udah lama mas jalan itu rusak parah dan belum pernah diperbaiki. Padahal jalan itu banyak dilalui warga sama anak-anak sekolah. Disini kan ada tiga sekolah SD sama satu sekolah SMP, jadi kalo anak-anak sekolah lewat itu harus melipir-melipir (Minggir, red), takut nyebros (Nyebur) ke lumpur,” katanya.
Warga lainnya, Sanah mengatakan, dirinya sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak di kampungnya tersebut. Lantaran jika dirinya ingin bekerja harus melewati jalan rusak itu.
“Saya kan kerja di rumah makan yang berada di Perumahan Taman Lopang Indah, jadi ya harus lewat jalan rusak itu. Kalo mau ga lewat situ ya harus muter lewat Kampung Kebaharan, tapi ya lumayan jauh,” tuturnya.
Dengan kondisi jalan rusak tersebut, dirinya berharap agar pemerintah dapat segera memperbaikinya. Karena menurutnya, jalan tersebut menjadi jalan yang dilalui banyak orang untuk melakukan aktivitas, baik sekolah atau bekerja.
“Ya saya harap sih supaya segera diperbaiki ya mas, supaya masyarakat dapat melakukan aktivitasnya dengan lancar. Karena bukan hanya warga sini aja yang melalui jalan itu, tapi banyak warga kampung lain juga lewat sini,” katanya. (Arr)









