amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

20 Hektare Tambak Ikan di Kasemen Alih Fungsi ke Industri

SERANG – Seluas 20 hektare lahan tambak ikan yang berada di Kecamatan Kasemen terancam tergusur oleh industri. Karena, perubahan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) menunjukan Kecamatan Kasemen sebagai kawasan industri.

 

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Serang Edinata mengatakan, pihaknya akan menggusur lahan tambak tersebut karena dinilai tidak produktif. Untuk itu pemkot Serang menginisiasi untuk menggantikannya dengan kawasan industri.

 

“Terus terang saja tambak itu tidak produktif. Bahkan banyak yang tanah negara. Itu sekitar 20 hektare merupakan tanah negara yang digunakan menjadi tambak,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/07/20).

 

Edinata menilai, keberadaan Tambak di kawasan tersebut tidak memberikan kontribusi apapun kepada keuangan daerah. Pasalnya, banyak di antara mereka yang tidak bisa membayar retribusi yang telah ditetapkan sebesar Rp1,2 juta per tahun. “Banyak yang gak kuat bayar. Karena memang mereka tidak produktif untuk tambak-tambaknya,” terangnya.

 

Edinata mengatakan, mayoritas tambak yang berada di kecamatan Kasemen merupakan tambak ikan bandeng. Namun kenyataannya, masyarakat lebih banyak memproduksi kepiting dibandingkan ikan bandeng. “Meskipun mereka ini tambaknya itu ditanamnya itu bandeng, tapi masyarakat justru hidupnya dari kepiting. Makanya mereka tidak kuat untuk membayarnya,” kata dia.

 

Pihaknya menjamin jika alihfungsi tambak tersebut tidak akan mengancam ketahanan pangan di Kota Serang. Berbeda dengan beras yang memang menurutnya masih kurang meskipun sudah diikat oleh perda LP2B seluas 3.054 hektare.

 

“Memang kalau untuk menyuplai Kota Serang itu kurang. Makanya kami mengambil dari Pandeglang atau Karawang untuk memenuhi kebutuhan Kota Serang. Tapi kalau dari tambak, tidak jadi masalah lah,” tandasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago