amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Sebanyak enam ekor hewan ternak di Kota Serang terindikasi suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ke enam hewan ternak tersebut berasal dari peternakan yang berada di Kecamatan Taktakan, Kota Serang.
Hal tersebut diketahui usai Dinas Pertanian Kota Serang melakukan monitoring untuk memeriksa hewan-hewan ternak yang ada di Kota Serang.
Dokter Hewan Dinas Pertanian Kota Serang Ratna Suryaningrum mengatakan, pihaknya saat ini telah menerjunkan tim terhadap enam ekor sapi yang dinyatakan suspek.
“Tim kesehatan dari dinas dan tim dari balai pengujian peteriner Provinsi Banten telah melakukan pengambilan sampel terhadap enam ekor sapi yang terindikasi mengidap penyakit PMK. Sampel telah dibawa ke ke subang untuk diuji apakah benar positif PMK ataupun tida,” katanya, Senin (4/7/22).
Ia mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan agar para peternak memisahkan hewan yang suspek dari ternak-ternak yang lain agar tidak menular lebih banyak.
“Saat ini hewan yang terindikasi pmk sudah dipisahkan dari hewan ternak lainnya untuk menjalani pengobatan sembari menunggu hasil pengujian,” jelasnya.
Ia mengatakan, ada ciri fisik yang sangat terlihat untuk mengidentifikasi hewan tersebut positif PMK. Hewan tersebut dapat terlihat dari kondisi mulutnya yang penuh ruam seperti sariawan.
“Selain itu mulut hewan keluar air liur dan cenderung berbusa. Ada juga ciri lain yakni ll terdapat luka di perbatasan kuku dengan kulit hewan itu cenderung ada luka,” jelasnya.
Saat ini belum ada hewan qurban yang dinyatakan positif virus PMK di Kota Serang. Ia pun meminta agar warga tidak khawatir lantaran virus PMK tidak menular langsung ke manusia.
“Masyarakat harus tetap tenang lantaran penyakit mulut dan kuku tidak menular ke manusia dan dagingnya sendiri aman untuk dikonsumsi asalkan dimasak dengan tepat,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…