75 Kilometer Jalan di Kota Serang Rusak

SERANG,- Sepanjang 75 kilometer jalan kota di Kota Serang masih dalam kondisi rusak. Yakni, tersebar di seluruh Kecamatan di Kota Serang. Namun, pembangunan jalan di Kota Serang terkendala dengan alasan pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang M Ridwan menjelaskan, pada awal kepemimpinan duet ‘Aje Kendor’ telah ada program prioritas yang dicanangkan. Yakni program pembangunan jalan satu tahun jalan Kecamatan tuntas. Namun program tersebut sangat sulit untuk direalisasikan.
“Itu tidak akan bisa kalau 40 kilometer dalam setahun. Karena jika dilihat data terdahulu, pembangunan jalan itu tidak mencapai 40 kilometer dalam satu tahun. Jadi paling juga 15 hingga 20 kilometer. Jadi memang tidak akan sanggup dalam satu tahun. Sedangkan ada 5 kecamatan lainnya yang tidak disentuh (jika program tersebut dijalankan),” katanya, Jumat (26/2/2021)
Ridwan mengatakan, berdasarkan data yang ada, panjang jalan di Kota Serang mencapai 208 kilometer dengan 112 ruas jalan. Dari keseluruhan panjang jalan tersebut, sepanjang 75 kilometer masih dalam kondisi rusak.
“Secara keseluruhan, jalan kota itu 66 persen dalam kondisi baik. Jadi sekitar 34 persen jalan kota itu dalam kondisi rusak, atau jika dalam kilometernya itu sepanjang 75 kilometer. Jalan ini semakin terlihat (rusaknya) karena saat ini kondisi cuaca sedang ekstrem,” terangnya.
Lebih lanjut, untuk melakukan pemerataan pembangunan, pihaknya memilih untuk melakukan pembangunan pada ruas jalan vital saja. Hal ini agar dalam melakukan prioritas pembangunan, tidak terjadi ketimpangan di beberapa ruas jalan vital yang memerlukan perbaikan.
“Sehingga dilakukan pemilihan akses-akses jalan yang vital. Dan jalan itu untuk mendukung suatu akses kegiatan yang vital bagi masyarakat. Jadi memang kami pilih jalan-jalan strategis, yang memang bisa menunjang pelayanan masyarakat,” pungkasnya. (Arr)









