Di Kota Serang, 20 Orang Perhari Positif Covid-19

SERANG,- Kota Serang kembali masuk zona orange pada peta sebaran Covid-19. Hal tersebut lantaran sebaran kasus COVID-19 di Kota Serang masih cukup tinggi yakni rata-rata 20 kasus perharinya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, M Ikbal mengkhawatirkan kondisi tersebut. Karena, kenaikan ini bukan hanya berdampak pada penambahan kasus melainkan juga rencana sekolah tatap muka yang akan digelar pada Juli mendatang.
“Kita ketar-ketir apalagi kalau sampai masuk zona merah, rencana kita untuk sekolah tatap muka akan hancur,” katanya, Minggu (20/6/2021).
Ikbal menjelaskan, pihaknya telah mencatat kasus terkonfirmasi Covid-19, per 17 Juni mencapai 2.702 pasien, 21 orang dirawat, 107 orang menjalani isolasi, total sembuh 2.511 orang dan total meninggal 63 orang. Dengan adanya peningkatan kasus ini menjadikan zonasi di Kota Serang menjadi orange. “Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Serang rata – rata perhari 20 orang terjangkit covid-19,” imbuhnya.
Menurutnya, kenaikan angka Covid-19 paling banyak dari klaster keluarga, dimana masyarakat rata – rata bepergian ke wilayah Bandung Jawa Barat yang berstatus zona merah. “Mereka kluster keluarga yang kebanyakan setelah bepergian dari Bandung Jawa Barat untuk mengunjungi sanak keluarga hingga menghadiri hajatan,” terangnya.
Ikbal menjelaskan, akibat masih tingginya penyebaran covid-19 di Kota Serang, rata-rata rumah sakit atau fasilitas kesehatan (Faskes) yang menjadi rujukan pasien Covid-19 di Kota Serang sudah terisi hingga 65 persen. “Berarti sekarang masih ada sekitar 35 persen lagi, berharap tidak terisi sampai penuh ya,” tuturnya.
Lebih lanjut, untuk menekan penyebaran covid-19, pihaknya akan melakukan percepatan vaksinasi terhadap masyarakat Kota Serang, mulai dari lansia hingga yang berumur 18 tahun ke atas. Percepatan vaksinasi diharapkan mencapai hingga 5 ribu jiwa.
“Vaksinasi sedang berjalan, kita mendapat percepatan, kalau di Banten 200 ribuan, kalau Kota Serang 5 ribu. Ini mulai dari yang 18 ke atas hingga lansia, sebelumnya kita hanya lansia, sekarang semuanya kita layani,” jelasnya. (Arr)









