PSBB Pertama, Benyamin Temukan Banyak Pelanggaran

Tangsel – Hari pertama pemberlakukan Pembatasan Sosisal Berskala Besar (PSBB) di Kota Tanggerang Selatan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie turun langsung melakukan peninjauan di beberapa check point yang telah. Terutama, wilayah perbatasan Kota Tangsel seperti, Gading Serpong, Jalan RE Martadinata dan lainnya.
Benyamin mengungkapkan, hasil pemantauan petugas yang berjaga warga sudah menyadari pentingnya penggunaan masker.
”Ya tadi sudah dapat laporan, jika masker di posko masih tersedia, sehingga artinya memang warga Tangsel sudah menyadari penggunaan masker pada saat berkegiatan di luar rumah,” ujar Benyamin, Sabtu (18/04/2020).
Namun, sampai saat ini pihaknya memastikan bahwa masih ditemukan terdapat masyarakat yang belum mengetahui pelaksanaan PSBB. Misalnya, pengendara motor yang dilarang untuk ditumpangi dua orang sekaligusdan jumlah penumpang di dalam mobil yang harus dibatasi.
”Itu terus kami sosialisasikan. Bahwa tidak boleh berboncengan, terus juga jumlah penumpang dalam mobil juga tidak boleh berlebih. Itu kami beritahukan kepada masyarakat melalui check point,” ujar Benyamin.
Sementara itu, Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, mayoritas pelanggaran itu dilakukan oleh pengemudi roda empat ataupun roda dua di masing-masing posko check point yang tersebar di tujuh wilayah.
“Sejauh ini pelanggaran PSBB di Tangsel masih cukup banyak karena mungkin ini hari pertama,” ucap Luckyto
Tercatat, lebih dari 50 pengendara yang melanggar sejak pagi tadi setelah dilakukan pemantauan diseluruh posko check point. (tiqo)









