71 Paket Sembako di Kota Serang Batal Disalurkan

Serang,- Sebanyak 71 data ganda penerima program bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Kelurahan Cipocok, Kecamatan Cipocok, Kota Serang. Hal itu, karena data yang diambil oleh Dinsos Kota Serang tidak sesuai ajuan RT dan RW.
Lurah Cipocok Jaya, Romli Maulana mengatakan, setelah ditemukan data ganda yang berdampak pada 71 paket sembako tersebut tidak dapat dibagikan kepada masyarakat.
“Jadi waktu itu bantuan akan dikirim oleh Dinsos ternyata data penerimanya sudah diterima terlebih dahulu oleh Kami. Setelah dilakukan verifikasi, ternyata ada data yang ganda,” ujar Romli, Selasa (12/05/20).
Menurut Romli, pihaknya sudah melaporkan kepada Dinsos Kota Serang. Namun, Dinsos merekomendasikan agar paket sembako agar ditampung oleh kelurahan sebelum diambil oleh kembali.
“Untung para RT Kami jujur jadi yang memang ganda tidak diberikan lagi dan datanya langsung dirubah, salah satunya dicoret agar tidak ganda,” ungkapnya.
Romli juga menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Cipocok Jaya bahwa banyak warga yang membutuhkan tidak dapat bantuan.
“Saya meminta Kasi kesejahteraan sosial (Kessos) agar lembur merapihkan data yang disampaikan oleh Dinsos, agar sesuai dengan data yang kami ajukan sebelumnya,” katanya.
Sementara itu, Kasi Kessos pada Kelurahan Cipocok Jaya, Murdiatun menjelaskan, Kelurahan Cipocok Jaya telah mengajukan sebanyak 1.536 KK penerima bantuan JPS Kota Serang.Namun, pihaknya hanya menerima 748 KK.
“Keterangan Dinsos memang yang tidak terdaftar di JPS sumber APBD Kota Serang berarti masuk ke JPS provinsi dan pusat,” ujarnya.
Ia mengaku, tidak ingin menyampaikan kepada RT setempat terkait data yang tidak masuk dalam penerima JPS Kota Serang akan mendapatkan bantuan dari provinsi maupun pusat.
“Saya gak berani menyampaikan, takut salah. Karena berbicara seperti ini harus berbicara soal data. Kalau JPS Kota Serang kan sudah ada by name by adress. Kalau provinsi dan pusat tidak tahu,” tandasnya. (Arr)









