amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Aksi maling burung perkutut bangkok di perumahan Citra Gading, Kecamatan Curug, Kota Serang terekam kamrea CCTV. Burung tersebut bernilai jutaan rupiah.
Terlihat pelaku yang hanya satu orang menggunakan masker hitam didagu. Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaky langsung memanjat pagar rumah korban, dan langsung mengambil satu burung beserta sangkarnya, yang tergantung di bagian depan rumah dan dengan cepat melarikan diri.
Aksi itu pun ketahuan oleh korban saat pagi hari ketika melihat koleksi burungnya hilang satu. Ia pun langsung melihat rekaman CCTV dan aksi pelaku terlihat jelas.
“Pas tadi pagi bangun itu burungnya udah ga ada, udah hilang. Terus pas di lihat di CCTV, kejadiannya ternyata jam 3 pagian,” kata Siti yang merupakan pemilik burung saat ditemui di rumahnya, Kamis (28/10/2021).
Ia mengatakan, memiliki sekitar 4 koleksi burung di rumahnya. Dan yang diambil oleh pelaku merupakan kleksinya yang paling bagus dan mahal. “Ada 4 yang diambilnya paling bagusnya satu,” imbuhnya.
Menurutnya kejadian tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya juga sudah terjadi kasus pencurian di rumahnya. “Sering, udah dua kali, dulu spedah, baju, spatu yang bagus-bagus diambil,” terangnya.
Akibat dari kejadian tersebut, lanjut Siti, ia mengalami kerugian materi sebesar dua juta rupiah. “Rp1.700 ribu rupiah untuk harga burungnya, dan untuk sangkarnya Rp, 300 ribu rupiah,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…