amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan merespons informasi warga terkait Kali Angke yang terputus akibat sumbatan sampah. Bahkan Pilar menerobos tumpukan sampah yang membuat aliran sungai tidak mengalir di perbatasan Perumahan Nusa Loka, Kecamatan Serpong, Rabu (14/5/2025).
“Saya mendapat informasi dari warga, ada penyumbatan di Kali Angke oleh tumpukkan sampah. Ini penyumbatannya cukup parah,” kata Pilar.
Pilar menyatakan, penyumbatan Kali Angke harus segera diatasi. Sebab bisa berdampak banjir ke sejumlah daerah. Apalagi sampah banyak bambu dan kayu. “Bisa semakin menyumbat saat hujan turun,” ujar Pilar.
Melihat tumpukan sampah yang menggunung, Pilar langsun turun ke sungai, menerobos tumpukan sampah. Ia melihat berbagai potensi penyelesaian masalah. Termasuk masuk ke area hutan yang dimungkinkan alat berat masuk.
Menurut Pilar, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel akan melakukan perapihan. Membuat aliran air kembali lancar.
Jika memungkinkan, akan diturunkan alat berat excavator atau amphibi. “Intinya harus segera kita tangani. Ke depan, kita perlu memasang turap bronjong supaya tidak terjadi longsor,” ujarnya.
Pemkot Tangsel juga akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane yang berwenang terkait Kali Angke. “Kami mengimbau warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai. Masih banyak ditemukan sampah plastik, kain, bahkan perabot rumah tangga. Ini bisa menyebabkan banjir dan masalah lingkungan,” imbaunya.
Sementara itu, Ketua RW Nusa Loka, Wisnu Handoko mengatakan, sampah telah menumpuk membentuk pulau kecil. Bahkan warga bisa berdiri di atasnya.
Ia pun mengapresiasi Pemkot Tangsel yang merespons cepat informasi warga. “Saya pribadi tidak menyangka bisa secepat itu. Semoga cepat teratasi,” ujarnya. (red)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…