Antisipasi Efek Samping Vaksin, Ini yang Dilakukan Pemkot Serang

Serang,- Pemkot Serang berencana akan membentuk Kelompok Kerja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Pokja KIPI). Hal tersebut guna mengantisipasi efek samping pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di Kota Serang.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Serang, Ratu Ani Nuraeni mengatakan, didalam kelompok kerja yang akan dibentuk. Nantinya, akan menghimpun dokter-dokter spesialis yang ada di Kota Serang. “Tentunya akan diisi oleh para dokter spesialis, seperti dokter spesialis Paru, spesialis Jantung, spesialis THT dan lain sebagainya,” katanya, Rabu (13/01/21)
Ani mengatakan, pihaknya belum mengetahui apa efek samping yang akan timbul setelah pelaksanaan vaksinasi tersebut. Untuk itu, pihaknya membentuk Pokja KIPI untuk mengantisipasi halal yang tidak diinginkan.
“Itu (Pokja KIPI) yang akan menyelesaikan apabila setelah diberikannya imunisasi tadi ada ikutan paska imunisasi. Pokja KIPI inilah yang akan mengupas permasalahan yang dihadapi,” jelasnya.
Lebih lanjut Ani menjelaskan, secara teknis untuk vaksin Sinovac, setiap orang yang divaksin akan mendapatkan dua kali vaksinasi. “Ini kita pertama dulu ya habiskan, nanti vaksinasi yang ke dua kita agendakan kembali. Mungkin 15 hari setelah pelaksanaan vaksinasi yang pertama,” pungkasnya.
Diketahui pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di kota Serang sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2021 di 33 Faskes yang ada di Kota Serang. (Arr)









