amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Audiensi Warga dengan Walikota Serang Buntu

SERANG,- Setelah menunggu hingga 5 jam lamanya, masyarakat asal jakung raya, kelurahan Cilowong, Kota Serang yang melakukan aksi di depan Kantor Kelurahan Cilowong akhirnya bisa berjumpa dengan Walikota Serang untuk audiensi. Namun, belum ada kesepakatan yang ditandatangani antara Walikota dan juga warga kelurahan Cilowong.

Berdasarkan pantauan dilokasi, jalannya audiensi sendiri berlangsung sangat alot, hal itu lantaran adanya beberapa tuntutan yang diberikan masyarakat yakni terkait pendidikan geratis bagi masyarakat kelurahan Cilowong yang tidak dapat direalisasikan oleh Pemkot Serang.

Dalam pertemuan itu pula, muncul kesepakatan untuk kembali menggelar pertemuan dengan 21 ketua RT se kelurahan Cilowong di Pus Pemkot Serang pada hari Senin, (25/10/2021).

Koordinator Aksi, Edi Santoso mengatakan, pihaknya beserta dengan warga telah sepakat untuk meminta kompensasi bagi seluruh RT dan juga RW se kecamatan Cilowong.

“Tadi kita pengen ada dana pembinaan per RT se Kelurahan Cilowong ini 100 jutaan ya per RT, ada 21 RT se Kelurahan Cilowong,” katanya saat ditemui usai Audiensi, Kamis (21/10/2021).

Hal itu diklaim sebagai bentuk pemerataan karena yang memperoleh dampak bukan hanya satu dua kampung, melainkan seluruh masyarakat yang tinggal di Kelurahan Cilowong. “Ini sebagai bentuk pemerataan, agar masyarakat tidak cemburu sosial,” katanya.

Ia menegaskan, selama kesepakatan antara warga dengan pemerintah Kota Serang belum ditandatangani, pihaknya beserta dengan warga tidak akan mengizinkan truk sampah dari tangsel melintas di jalan raya Taktakan.

“Yang jelas kita akan tetap berjalan (penutupan jalur untuk truk sampah tangsel), kita akan tetap melakukan oprasi truk sampah sebelum adanya kesepakatan,” katanya.

Menurutnya, dampak adanya sampah tangsel sangat dirasakan oleh warga sekitar yang dinggal di sepanjang jalan raya taktakan. Terlebih sangat dirasakan oleh pemilik usaha kuliner yang ada di sepanjang jalan raya taktakan.

“Airnya itu menetas di jalan, apalagi bagi warungan-warungan di pinggir jalan itu banyak lalat di tempatnya. Terlebih sekarang jalan sedang dibangun, menyebabkan kemacetan,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Serang Syafruddin mengatakan, jika akan melakukan audiensi lanjutan dengan warga setelah audiensi yang dilaksanakan hari ini.

“Dari 10 tuntutan disampaikan nanti akan dibahas hari Senin besok, sesuai dengan kemampuan kita, kalau umpamanya puskesmas, mobil ambulan wajar lah,” katanya.

Lebih lanjut Syafrudin mengaku untuk pengiriman sampah dari tangsel sendiri sementara waktu akan disetop sebelum akhirnya kesepakatan dengan masyarakat tercapai.

“Saya kira itu tidak apa-apa, itu keinginan warga itu tidak jadi masalah kalau misalnya sehari dua hari, sebelum adanya kesepakatan. Hari Senin sudha mulai lagi. Kalau saya mau setop atau lanjut itu tidak masalah,” tandasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 minggu ago

Siap Hadirkan Kemewahan Bintang 5 di Pesisir Pantai, Mövenpick Resort Carita Resmi Dibuka

SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…

3 minggu ago

378 Jemaah Haji Kota Serang Resmi Dilepas, Tiga Orang Tunda Keberangkatan

SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…

4 minggu ago

Distan Banten Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Swadaya demi Pertanian Berkelanjutan

PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…

4 minggu ago

Nahkodai PBSI Pandeglang Periode 2026–2030, Muhamad Syahrul Siap Gali Potensi Atlet Daerah

PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…

1 bulan ago

Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus DPP-DPD KESTI TTKKDH di Kota Serang, Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas

KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…

1 bulan ago