amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Kota Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie berencana menjadikan Seni dan Budaya sebagai sarana untuk membangun karakter para penerus bangsa. hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Seni Budaya di Gedung Graha Widya Bhakti, Muncul, Setu, Tangsel, Selasa, (6/8).
Langkah itu ia pilih, karena menurut Benyamin dengan seni dan budaya, manusia dapat menyelaraskan antara pikiran dan hati. “Ini yang saya tawarkan untuk lima tahun ke depan dalam membangun sumber daya manusia di Kota Tangerang Selatan,” jelas Benyamin.
Benyamin mengatakan untuk membangun karakter anak, tak harus dengan pendidikan formal saja. “Karakter ini dibentuk tentu bukan karena mata pelajaran khusus, tetapi memang melalui sebuah pendekatan-pendekatan yang lebih mampu menyentuh kepada hati nuraninya,” terangnya.
Bagi Benyamin, seni dan budaya dapat menghaluskan jiwa manusia. “Orang yang berbudaya itu, dia mengerti jiwa dan raganya harus diperlakukan seperti apa” paparnya.
Benyamin mengatakan, untuk merealisasikan itu, ia akan memasukan seni dan budaya menjadi muatan lokal di setiap sekolah. sehingga Seni dan budaya menjadi sarana pembentukan karakter bagi anak-anak Kota Tangsel.
Ia menegaskan bahwa langkah ini dapat mengantisipasi adanya degradasi moral. “Soal sopan santun, bagaimana karakter sopan santun kita bangun melalui seni budaya,” katanya.
Sehingga para penerus bangsa ini, lanjutnya, dapat memilah hal yang baik dan buruk. “Saya berharap bahwa anak-anak kita ke depan selain cerdas mereka juga berbudaya, budaya indonesia, budaya Islam,” terangnya. (Ibo)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…