Begini Cara Penata Rias Pengantin Bertahan di Tengah Pandemi

SERANG,- Usaha rias pengantin menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka melakukan berbagai cara untuk mempertahnkan bisnisnya.
Iis Yunerli, seorang pengusaha rias pengantin dan penyewaan gaun pengantin mengaku omzetnya menurun derastis. Apalagi, setelah adanya aturan PPKM darurat dan PPKM level 4 diberlakukan di Kota Serang. Banyak pasangan yang telah menentukan tanggal terpaksa mengubah tanggal pelaksanaan pernikahan.
“Pasangan yang telah memesan jasa kita terpaksa harus mengganti hari karena ada aturan PPKM darurat, bahkan ada yang hanya menggelar akad saja,” katanya saat ditemui di kediamannya di Green Savira, Ciracas, Kota Serang, Senin (16/8/2021).
Untuk mengisi kekosongan ditengah orderan yang sepi, wanita beusia 34 tahun itu memutuskan unutk menyewa model dan meriasnya sendiri. Hal tersebut guna mengisi konten media sosial sebagai alat unutk promosi.
“Kita lakukan untuk menarik pelanggan, di masa pandemi ini kan lagi banyak juga yang kosong. Makanya kita putuskan untuk mengisi media sosial. Selain itu ini juga sebagai langkah untuk memberikan motivasi kepada perias lain di Kota Serang,” jelasnya.
Selain membuat konten di media sosial, pihaknya juga membuka kelas-kelas khusus untuk perias pemua. “Ya untuk mengisi kekosongan aja saat pandemi ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Iis berharap para pelaku usaha di bidang weding organizer diajak untuk tetap semangat dan menggunakan seluruh perangkat yang ada seperti media sosial dan lain sebagainya, agar dimanfaatkan sebagai media publikasi dan promosi agar pengusaha tidak terdampak hingga gulung tikar.
“Meski saat ini kondisinya pandemi kita tidak boleh patah semangat. Kita harus memaksimalkan media yang saat ini ada. Semoga pandemi segera berakhir agar kondisi perekonomian kita bisa segera pulih,” tandasnya. (Arr)








