amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Begini Cara Pengolahan Sampah Organik Menjadi Energi di Kota Serang

SERANG,- Tawaran kerjasama pengolahan sampah di TPAS Cilowong disampaikan oleh Indonesia Power kepada Pemkot Serang. Sampah-sampah organik yang ada di sana rencananya akan diolah menjadi energi.

Diketahui, energi dari sampah itu untuk mengoprasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai energi terbarukan pengganti batu bara.

Kepala bidang Riset Inovasi dan Knowlage Management (RIK) pada PT. Indonesian Power, Mochamad Soleh mengatakan, sampah organik yang dihasilkan oleh alam itu mengandung energi.

“Di pohon ini seperti kayu, daun-daunan ini mengandung energi. Kalau daun dibiarkan kering, jadi bubuk itu hilang energinya. Makanya kita jaga itu jangan sampai hancur, jadi mengering dan keras. Nah itu menjadi energi dan bisa dimanfaatkan,” katanya, Kamis (11/3/2021)

Ia mengatakan, untuk menjaga energi yang terkandung dalam sampah organik tidak hilang oleh proses alamiah, pihaknya telah memiliki alat yang bisa digunakan dan nantinya akan diaplikasikan di TPAS Cilowong.

“Sampah itu diolah dengan proses biodraying untuk dijadikan bahan bakar. Itu bentuknya bermacam-macam, bisa berbentuk pelet, bentuk cacah, bentuk briket itu bisa. Intinya dari komposisinya itu sesuai standar. Ada Standar Nasional Iindonesia untuk komposisi dari bahan bakar yang dihasilkan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, nantinya sampah-sampah organik yang telah dipilah, akan ditetesi oleh bio aktifator agar energinya tidak hilang dan mengeras. “Sampahnya nanti dengan bantuan Bio aktifator itu akan kering. Biasanya sampah itu kalau dibiarkan saja busuk, nah kalau ditetesi bio aktifator dia akan kering tidak jadi busuk. Setelah kering mengandung energi, nah ini bisa digunakan untuk PLTU,” jelasnya.

Menurutnya, energi yang dihasilkan oleh sampah organik hasil olahan tersebut kandungannya setara dengan batu bara muda yang ada di alam. “Batu bara muda itu nilai kalorinya itu sekitar antara 3.000 Kkl per kilogram ini setara dengan energi sampah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, untuk memperoleh 1 kg briket, dibutuhkan 4 kilogram sampah organik yang belom di olah. “Karena sampah itu basah kan, katakanlah daun, basah itu ibarat di pembakaran itu losis. Kalau basah kan harau mengeringkan airnya dulu baru materialnya bisa terbakar,” pungkasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago