Ben-Pilar Komitmen Kembangkan Ekonomi Kreatif

Tangsel – Pasangan calon Walikota dan wakil walikota Tangsel Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Tangsel. Ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu cara untuk memajukan Kota Tangsel.
Benyamin Davnie mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif di Tangsel menjadi salah satu program prioritas yang diusung pihaknya untuk menjadikan kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang ini semakin unggul.
Lelaki yang akrab disapa Ben ini mengatakan, ekonomi kreatif merupakan kunci kemajuan daerah. Karenanya, Benyamin yang berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan telah menyiapkan program khusus untuk membuat masyarakat semakin kreatif dan produktif.
“Dari 16 program unggulan yang kami siapkan untuk membuat Tangsel semakin unggul, salah satunya adalah Program Rumah Kreatif. Program ini menjadi salah satu inovasi untuk membuat warga Tangsel semakin kreatif, termasuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi kreatif baru,” ujar Benyamin melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/10).
Benyamin memang sudah hapal dan memahami tentang bagaimana mengelola dan memajukan Tangsel. Salah satu tokoh pemrakarsa pemekaran Kota Tangsel itu hampir 10 tahun tahun menjabat sebagai wakil walikota.
Benyamin optimistis pengembangan ekonomi kreatif menjadi kunci untuk membuat Tangsel semakin unggul. Melalui Program Rumah Kreatif, kata dia, pihaknya akan melakukan pendampingan, edukasi, pengembangan, memberikan akses permodalan, infrastruktur, pemasaran, serta regulasi untuk membuat pelaku UMKM di Tangsel semakin berkembang. “Program ini juga bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang ingin memulai usaha,” kata Benyamin.
Pilar Saga Ichsan menambahkan, Program Rumah Kreatif disiapkan sebagai pusat pembinaan wirausaha ekonomi kreatif, e-commerce, start-up hub (pusat inovasi dan kreasi), koperasi, _channelling_ ekonomi kreatif, akses permodalan, hingga pelatihan dan pemasaran.
Melalui Program Rumah Kreatif, pasangan nomor urut tiga itu akan terus mengakselerasi pelaku UMKM dan masyarakat yang ingin memulai usaha agar lebih berkembang, modern, dan beradaptasi dengan sistem digital.
Pilar optimistis dengan konsep Rumah Kreatif membuat ekosistem ekonomi yang ada di Tangsel, terutama menyentuh pelaku-pelaku UMKM, semakin merata dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam catatan Pilar, pelaku UMKM yang ada di Tangsel jumlahnya telah mencapai 24.630. “Jika semakin banyak pelaku UMKM di Tangsel, maka sistem perekonomian di Tangsel akan semakin sehat. Dampaknya pun bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelas artsitek berusia 29 tahun itu.
Menurut Pilar, kehadiran Program Rumah Kreatif juga dimungkinkan membuat sentra-sentra ekonomi kreatif baru di setiap kecamatan yang ada di Tangsel.
Di sisi lain, kehadiran sentra-sentra ekonomi baru sekaligus membuat ketersediaan lapangan pekerjaan baru semakin meningkat. Muaranya, kesejahteraan warga Tangsel otomatis terangkat. Ini juga sejalan dengan rencana pasangan Benyamin-Pilar untuk menjadikan Tangsel semakin unggul. (Tiqo)







