amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL – Melanjutkan kegiatan Lawatan Sejarah Daerah (Laseda), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Lomba Menulis Artikel Situs Cagar Budaya di Balai Kota Tangsel, Ciputat pada Rabu, 16 Oktober 2019.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono, kegiatan ini
dilaksanakan final lomba menulis artikel budaya. Peserta kegiatan ini terdiri dari pelajar, mahasiswa dan umum.
“Kegiatan ini digelar dengan tujuan dalam rangka membangun generasi Tangsel yang cerdas, berkarakter, berbasis pada budaya lokal,” kata Taryono.
Disini para peserta menulis langsung dan bercerita dihadapan juri. Dengan harapan para generasi muda dapat mengenali dan memahami sejarah budaya daerahnya.
Sementara, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan menulis artikel situs cagar budaya akan menambah hasanah. Anak-anak sekarang bukan jadi anak milenial yang seluruh ruh nya dipenuhi oleh teknologi informasi, tetapi ruhnya harus diperkaya dengan budaya.
“Jika tidak mengenal budaya kita akan menjadi separuh robot. Budaya akan mengimbangi jalan pikir otak. Tidak semua fenomena dunia kita serahkan pada teknologi. Akal pikiran perlu dibantu oleh kebudayaan dan kesenian,” paparnya.
(D-18)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…