Warga Gunung Sari Upacara HUT RI di Tengah Sawah

SERANG,- Puluhan masyarakat Kampung Kopi, Desa Suka Laba, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, melaksanakan upacara peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 dengan cara yang unik. Mereka membentangkan bendera berukuran besar yakni 3X5 meter di tengah sawah Kali Kidul.
Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat terlihat sangat antusias melaksanakan pengibaran bendera, baik anak-anak, remaja bahkan orang dewasa ikut berkumpul di sawah yang letaknya tak jauh dari perkampungan mereka. Langkah mereka sedari kampung pun terus diiringi oleh tabuhan alat musik tradisional yakni kendang dan lain sebagainya.
Pada pelaksanaan upacara sendiri terdapat banyak petugas yang terlibat, seperti pasukan pengibar bendera yang berjumlah 8 orang, tim paduan suara, pembaca teks proklamasi, pembaca teks pancasila, undang-undang dasar dan lain sebagainya selayaknya upacara yang diselenggarakan di lapangan luas.
Ketua panitia HUT kemerdekaan kampung Kopi, Safaat mengatakan, alasan dirinya menyelenggarakan upacara bendera di sawah lantaran banyak masyarakat di sana yang menggantungkan hidupnya dari bertani di sawah.
“Jadi umumnya kita di kampung kopi itu pekerjaannya ya menanam padi atau berladang. Lebih eratnya kita lebih ke alam,” katanya saat ditemui di lokasi seusai pelaksanaan pengibaran bendera, Selasa (17/8/2021).
Selain itu, lanjut Syafaat, alasan melaksanakan upacara di sawah ialah sebagai bentuk bentuk kampanye agar pemerintah baik di tingkat desa ataupun tingkat pemerintah pusat agar perduli terhadap nasib sawah dan para petani.
“Tujuan kita mengadakan acara 17 disawah itu untuk mengajak seluruh elemen baik pemerintah desa maupun pusat agar memperdulikan nasib sawah karena meakipun zaman telah maju, sawah jangan samapai dialihfungiskan untuk pembangunana perumahan karena nanti sawah akan menjadi cerita langka untuk generasi yang akan datang,” jelasnya.
Lebih lanjut ia berharap agar generasi kemuda tidak terpuruk dalam menghadapi pandemi covid yang saat ini masih melanda dunia.”Pemuda harus bisa bangkit dan meningkatkan jiwa nasionalisme mereka saat ini, meski ditengah pandemi,” tandasnya. (Arr)









