Benyamin : Ekonomi, Sosial, dan Budaya sebagai Aspek Penting dalam Musrenbang

Tangsel – Dalam proses musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), aspek yang harus diperhatikan adalah soal Ekonomi, Sosial, dan Budaya. Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat Musrenbang Kecamatan Serpong, Tangsel. Selasa (25/02/2020).
Benyamin Davnie menegaskan bahwa yang harus diperhatikan pada Musrenbang adalah jumlah penduduk. Karena aktifitas pembangunan yang dilakukan pemerintah pada 2021 tentu harus diperhitungkan. “Delegasi yang sudah ditunjuk dari Kelurahan saya berharap mampu untuk bisa berfikir dan merencanakan, membawa pemikirannya untuk tahun 2021,” tegas Benyamin.
Selain jumlah penduduk, Benyamin juga menyampaikan beberapa aspek lain yang menjadi pertimbangan dalam Musrenbang, “Bagaimana kemudian pergerakan masyarakat dari aspek ekonomi, sosial dan budaya,” tutupnya.
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany juga menyampaikan harapannya bahwa Musrenbang dapat berjalan dengan baik dan ada program skala prioritas,”Untuk penyusunan program kegiatan masih tanggung jawab saya. Kami melakukan percepatan di tahun 2020, sehingga akhir masa jabatan saya, janji sudah selesai dan semua terpenuhi,” tuturnya.
Camat Serpong Dwi Suryani menyampaikan Pra Musrenbang yang telah dilaksanakan di tingkat RW dan dilanjutkan Musrenbang tingkat Kelurahan di lanjutkan Musrenbang tingkat kecamatan,”Kami telah menyepakati usulan yang telah ditentukan yaitu untuk Kelurahan sebesar Rp 18 Milyar terbagi di 9 Kelurahan, sedangkan pagu Kecamatan sebesar Rp 4.2 Milyar,” jelasnya.
(SAL)






