amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tangsel –Wakil Walikota Kota Tanggerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, anak merupakan aset masa depan bangsa yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah. Hal itu, dikatakan Benyamin saat membuka Festival Sains Budaya (FSB) 2020 di Lapangan Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Pamulang, Jumat (21/02/2020).
Meskipun mayoritas Pemerintah Daerah, Kata Benyamin, keberhasilan daerah diukur dengan pertumbuhan ekonomi dan rendahnya inflasi yang menjadi tolak ukur. Meskipun, pandangan tersebut tidak dapat menjadi patokan di masa mendatang. “Kita rubah paradigmanya bahwa keberhasilan pemerintah adalah kemajuan anak-anak yang merupakan aset Daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga mengapresiasi kegiatan FSB yang sesuai dengan visi misi Tangerang Selatan. Cerdas, modern, religius. “Seperti yang sudah dilakukan oleh Sekolah Kharisma Bangsa ini tentunya kami berharap bahwa hasil inovasi ini akan mampu mengubah wajah Indonesia kedepan,” tambahnya.
Diketahui, Festival Sains dan Budaya (FSB) 2020 merupakan kolaborasi antara Indonesian Science Project Olimpiade (ISPO )dan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OBESI) pada 21-23 Februari 2020 yang diikuti oleh 18 Provinsi se Indonesia. “18 provinsi ini mewakili kekayaan, keberagaman suku, budaya, agama,dan bahasa ibu yang berbeda-beda. Kegiatan FSB ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kita mampu melahirkan talenta-talenta muda berbakat, baik di bidang sains maupun seni dan humaniora juga bahasa,” terang Liliana Muliastuti selaku Presiden OBESI. (Rfn/ftw)
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…