amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Benyamin Sampaikan Pentingnya Meneladani Akhlak Rasulullah di Zaman Modern

Tangsel – Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah di zaman sekarang. Hal itu disampaikannya pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mukhlishin kp Dongkal, Jelupang, Kec. Serpong Utara. Sabtu (23/11/19).

“Pengaruh teknologi zaman modern ini sangat terlihat pada akhlak masyarakat sekarang. Akhlak semakin dipandang sebelah mata. Giliran beli pulsa 50.000 sampai 100.000 dijabanin, tapi giliran buat sedekah kotak amal 2000, paling banyak 10.000 lah. Itu juga mungkin ga sengaja,”kata Benyamin.

Benyamin juga mengatakan tentang beratnya melawan hawa nafsu bagi diri sendiri. “Ternyata memang benar, perang terbesar dan terberat itu adalah perang melawan hawa nafsu diri sendiri. Dalam satu hari bisa dihitung kita membuka handphone dan Al-Qur’an banyakan yang mana,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Benyamin mengingatkan masyarakat untuk tetap melestarikan budaya pengajian rutin. ” Pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Inilah pentingnya kita ngaji sama guru, ikut pengajian, belajar agama. Kegiatan dunia dan akhirat harus seimbang,” pungkasnya.

RFN

admin

Recent Posts

Perawatan Rutin Pamsimas KKM Sehati, Warga Cikentrung Semakin Terjamin Akses Air Bersih

  PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…

2 hari ago

KPI Independen, Adaptif, dan Berkeadilan, Meneguhkan UU, Mendorong Co-Regulation

Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…

2 minggu ago

Polsek Cadasari Bersama Petani Gelar Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…

3 minggu ago

Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak Disambut Positif, Golkar Optimis Pembangunan Makin Solid

LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…

3 minggu ago

Longsor TPST Bantargebang, Komisi I DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama

Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…

1 bulan ago

Banggar DPRD Kota Bekasi Awasi Ketat Penyertaan Modal BUMD

Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…

1 bulan ago