amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan angin disertai petir yang kerap terjadi di Kota Tangerang. Hal ini, beriringan dengan bergantinya musim kemarau ke musim hujan.
Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan menyatakan, pergantian musim banyak hal positif dan negatif. Salah satu hal yang ditunggu oleh masyarakat adalah musim hujan, karena petani dapat kembali menggarap sawahnya.
Namun, hal itu diikuti dengan angin kencang dan petir yang kerap diabaikan masyarakat ketika beraktivitas di luar saat hujan angin dan petir melanda.
“Masih banyak warga yang beraktivitas selama hujan. Baik itu di sawah, aktivitas luar ruang atau pun berkendara di jalan. Inilah yang terus kita imbau dan sosialisasikan,” jelas Maryono, Rabu (7/2/24).
Ia pun menuturkan, kewaspadaan terhadap petir perlu ditingkatkan menyusul kejadian petir menyambar di sejumlah wilayah. “Warga Kota Tangerang kami imbau waspada hujan angin dan petir. Jika sedang dalam perjalanan atau aktivitas luar untuk berhenti dulu, menepi ke tempat yang aman,” imbaunya.
Lanjutnya, masyarakat diimbau agar sering-sering mengecek sambungan keadaan listrik di rumah dan segera melapor ketika ada tiang listrik yang rawan atau bermasalah.
Selain itu, BPBD Kota Tangerang juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-langkah responsif untuk mengurangi dampak buruk yang terjadi selama cuaca ekstrem melanda.
Salah satunya, yakni menghubungi panggilan darurat (112), hotline (021-5582144) atau mengunjungi delapan posko bencana yang telah disiapkan di berbagai wilayah. (rex)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…