amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Bupati Serang Ajak Pemuda Cintai Koperasi

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta ikut menggiatkan dan mengembangkan koperasi yang bisa menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikan Tatu saat Peringatan Hari Koperasi k-72 Tahun Tingkat Kabupaten Serang di Lapangan Desa Plawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Selasa (13/8/2019).

“Pemuda harus mau mengelola koperasi. Kalau tidak, maka tidak ada estafet atau tidak ada generasi muda, maka nanti akan hilang dunia koperasi. Jadi koperasi harus ada regenerasi yang benar-benar mau menggeluti,” ujar Tatu.

Selain itu, kata Tatu, pemuda sudah menggandrungi pasar online, sehingga bisa menarik produk-produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Serang untuk dipasarkan ke tingkat internasional. “Produk UMKM asli Kabupaten Serang, alhamdulillah sudah masuk menggunakan sistem online,” ujarnya.

Menurutnya, para pelaku UMKM harus bisa tergabung dalam sebuah koperasi. Sebab nanti ada pembinaan untuk meningkatkan kualitas produk, kemasan, permodalan, dan pemasaran. ”Pada peringatan Hari Koperasi ini, sesama koperasi bisa saling komunikasi untuk membangun lebih baik. Termasuk untuk sama-sama mengikuti perkembangan teknologi melalui sistem pemasaran online,” ungkapnya.

Pada Hari Koperasi Nasional yang diselenggarakan pada 12 Juli 2019 di Purwokerto, Jawa Tengah lalu, Koperasi asal Kabupaten Serang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Penghargaan diraih oleh tiga koperasi. Yakni Koperasi wanita Bina Sejahtera untuk kategori Koperasi berprestasi, Anis Supeni Manajer Koperasi Wanita Bina Sejahtera untuk kategori Bhakti Koperasi, dan Mohamad Nur Bendahara Koperasi Karyawan Kiat Eka Sari PT Indah Kiat untuk kategori Bhakti Koperasi.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sendiri telah meraih Satyalancana Kebaktian Sosial bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Penghargaan diberikan langsung Presiden pada Peringatan Hari Koperasi ke 70 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, 2017 lalu. “Alhamdulillah, koperasi asal Kabupaten Serang sudah berprestasi tingkat nasional. Semoga diikuti oleh koperasi yang lain,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang Abdul Wahid menilai, UMKM dan koperasi harus sinergi. Sebab dalam satu koperasi, bisa menghimpun lebih dari 100 UMKM. “Jadi mereka tidak perlu ke bank untuk meminjam uang, dan bisa melalui koperasi. Tentu syarat, koperasi wajib transparan, salah satunya harus rutin rapat anggota tahunan. Di situ keterbukaan, anggota bisa memberikan saran pendapat,” ujarnya.

Menurutnya, dalam koperasi terdapat proses simpan pinjam, dan harus dilakukan transparan. Jika tidak transparan, maka pelaku UMKM akan malas melakukan proses simpan pinjam. “Termasuk kita harus mengajak anak-anak muda untuk mencintai koperasi. Dan harus diakui, sekarang kepengurusan koperasi itu kebanyakan orang-orang tua,” tandasnya.(*)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

1 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

1 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

1 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

1 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

1 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago