amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Satu keluarga di Kampung Geneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang tewas dibantai orang tak dikenal. Dalam insiden itu, seorang bapak bersama anaknya tewas sementara ibunya masih diselamatkan.
Rustadi (30) dan Alwi (4) ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 07.00 WIB oleh petukang bangunan yang tak lain teman kerja Rustandi. Sementara, Siti Sadiyah (25) ditemukan masih bernyawa meskipun penuh dengan luka senjata tajam.
Kerabat korban Feri mengatakan, kejadian sadis itu diperkirakan terjadi sekitar tiga sampai empat jam sebelum keduanya ditemukan tak bernyawa.B”Jadi jam tujuh pagi ada tukang bangunan yang mau ngambil alat, tiba-tiba semuanya sudah terkapar di dalam rumah,” katanya.
Feri berharap pelaku pembunuhan dapat segera ditemukan dan mendapatkan hukuman setimpal. Hingga kini, kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Rustadi dikenal orang yang ramah di mata tetangganya. Rustadi sering kumpul bersama warga lainnya. Sajidan mengaku terkejut saat mendengar kabar meninggalnya Rustadi karena terbunuh. “Beliau baik, dan pekerja keras. Ramah lagi orangnya,” kata Sajidan, tetangga Rustadi.
Adik Ipar Rustadi, Maulana yang tinggal berada di belakang rumahnya menjelaskan, Rustadi sering mengajak dirinnya untuk kerja bersama. Karena itu, ia merasa kehilangan atas meninggalnya Rustadi. “Kita kerja bareng, waktu Idul Adha jaga kambing bersama,” ujarnya.
Malam hari sebelum insiden itu, Rustadi sempat mengopi bersama mertuanya di halaman rumah Rustandi bersama warga lainnya hingga pukul 20.00 WIB. Bahkan, ia tak mendengar adannya jeritan ataupun keributan di rumah Rustadi meskipun rumah mereka berdekatan. (ars)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…