amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta pengurus Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Serang bersinergi dengan Pemkab Serang untuk menangani persoalan kebencanaan. Tatu juga mendukung pemenuhan sarana prasarananya.
Tatu mengatakan, Pemkab Serang merasa terbantu dengan kehadiran Tagana yang terjun secara langsung kepada masyarakat saat terjadi bencana. “Segera konsolidasi dengan Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TNI dan Polri agar saat terjadi bencana alam sudah tau harus berbuat apa,” ungkap Tatu setelah melantik pengurus Tagana Kabupaten Serang di Aula Tb Suwandi, Rabu (31/3/2021).
Dia menilai, Tagana harus terpenuhi sarana dan prasarananya dengan memenuhi kebutuhan saat tim dari tagana turun lapangan. “Jangan sampai saat turun ke lokasi bencana malah jadi korban karena sarana dan prasarana yang tidak lengkap, ” ucapnya.
Pihaknya juga sudah meminta kepada Disnsos dan BPBD Kabupaten Serang untuk infentarisir kebutuhan Tagana yang belum terpenuhi.” Jika dibutuhkan pelatihan fisik maka lakukan kegiatan tersebut sesuai dengan koring yang tersedia,” ujar Tatu
Sementara itu, Ketua Tagana Kabupaten Serang Muhit Kurniawan mangatakan, terdapat 197 anggota Tagana yang tersebar di 29 Kecamatan di Kabupaten Serang termasuk 10 anggota tagana khsusus dan 60 anggota Tim Reaksi Cepat (TRC). ” Kami komitmen untuk selalu hadir dan menjadi garda terdepan untuk menangani bencana di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Dia menambahkan, masa pandemi Covid-19 pihaknya fokus melakukan pencegahan penyebaran melalui penyemprotan disinfektan yang dianggap wilayah zona merah.” Dari satu kecamatan hingga ke kecamatan lain untuk distribusi disinfektan,” ucapnya.
Dia mengaku optimis jika sarana dan kebutuhan saat menghadapi bencana akan terpenuhi setelah pihak Pemkab Serang melakukan infentarisir. “Semoga persoalan sarana dan prasarana yang selama ini menjadi kendala segera teratasi,” imbuhnya. (red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…