amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Pohon besar di kawasan alun-alun Kota Serang tumbang setelah diterjang hujan deras dan angin kencang. Pohon itu menimpa mobil angkutan antar kota (angkot) yang sedang melintas.
Sopir angkot yang menjadi korban, Busro Mengatakan, pada saat kejadian dirinya hendak menuju me terminal setelah mengantarkan penumpang ke ramayana. Ia memutuskan kembali ke terminal lantaran kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Abis nurunin penumpang di ramayana, saya belok langsung ke kebon jahe mau ke terminal lagi berhubung hujan gede,” katanya saat ditemui di Alun-alun Kota Serang, Kamis (15/4/2021)
Busro mengungkapkan, pada saat kejadian ia merasa kaget lantaran ada yang sangat suara nyaring menimpa mobilnya. “Tiba-tiba ada suara gabrung aja, nimpah mobil ga keliatan ga apa. Soalnya gelap karena angin dan hujan gede,” imbunya.
Beruntungnya, pada kejadian tersebut, pohon besar yang jatuh menimpa bagian belakang mobil dan kondisi mobil sedang tidak ada penumpang.
“Posisinya kosong tadi, saya sendiri. Alhamdulilah saya keluar, ngedobrak pintu kiri, hujan-hujanan. Setelah itu saya berteduh disana. Ga lama polisi datang,” jelasnya.
Akibat kerusakan yang dialami oleh mobil tersebut, Busro mengaku merasa bingung lantaran tidak memiliki mobil pengganti untuk narik kembali.
“Mobilnya punya orang saya cuma nyupirin aja. Engga ada mobil cadangan, asuransi juga ga tau, ga ada kayaknya. Bodinya semua kena sih, gatau berapa ngebenerinnya. Kalau mobil sih masih bisa jalan cuman harus ganti mobil,” pungkasnya. (arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…