amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Program seni dan budaya di Kota Serang sejak pandemi Covid-19 terhenti. Namun, Pemkot Serang akan kembali menggelar event tersebut meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang, Wasis Dewanto mengatakan, banyak sekali program-program kebudayaan yang tidak dapat dilaksanakan lantaran terkena dampak pandemi Covid-19.
“Biasanya kita tiap tahun melaksanakan pawia budaya mengikuti ulangtahun kota Serang pada 10 Agustus, kita terpaksa tindakan untuk menjaga paparan covid. Panjang mulud juga sama tidak bisa dilaksanakan,” katanya, Kamis (15/4/2021)
Ia mengatakan, selain ke dua program tersebut, dirinya juga tidak bisa melaksanakan program Karyanya Seniman. Namun demikian, program tersebut akan kembali digagas pada bulan ini.
“Tapi kita sedang coba jalankan kembali program karyanya Seniman, kita ambil spas di alun-alun timur, diimana komunitas-komunitas para seniman, anak muda yang potensial dibidang seni dan budaya bebas menampilkan dan kita fasilitas di sana,” jelasnya.
Menurutnya, program tersebut sebetulnya sudah berjalan rutin. Namun, karena adanya pandemi COVID-19, program tersebut harus terhenti. “Ini sudah berjalan cukup lama, namun terhenti karena covid. Nah sekarang kita coba mulai lagi saya lupa tanggalnya. Biasanya kami tampil malam minggu,” imbuhnya.
Wasis mengatakan, biasanya para pelaku seni baik tradisional maupun moderen berkumpul di alun-alun untuk menggelar pertunjukan di program Karyanya Seniman.
“Misal ada komunitas seni tari, pentas disana, ada rampak bedung, atau seni moderen silahkan tampil. Jadi kita memfasilitasi lewat karyanya seniman tiap satu bulan satu kali,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…