amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Pemerintah Kota Serang saat ini sudah mulai melakukan vaksinasi terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Ada cerita unik yang terjadi dalam vaksinasi ODGJ ini.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ratu Ani Nuraeni menjelaskan, dalam penanganan Disabilitas dan ODGJ, terdapat penanganan khusus yang dilakukan oleh vaksinator.
“Tentunya ada tehnis tersendiri bagi vaksinator agar tidak ngamuk, misalnya ditenangkan dulu, alihkan dulu fokus konsentrasinya baru di suntik,” katanay saat ditemui usai pelaksanaan vaksinasi di SMP 23, Kamis (2/9/2021)
Menurutnya, ada sejumlah cara-cara yang dilakukan oleh vaksinator agar pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar.
“Ada yang dikasih uang dulu Rp20 ribu, ada juga yang diberi rokok terlebih dahulu sebelum di suntuk. Bahkan ada yang dipegangi oleh aparat keamanan agar tidak mengamuk,” jelasnya.
Selain itu, untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri membutuhkan energi dan tenaga yang lebih ekstra. Hal itu lantaran, vaksinator harus mendatangi satu persatu calon penerima vaksin.
“Kita berjalan berdasarkan data yang disampaikan dinsos, kita lakukan secara dor to dor ke mereka. Kita berharap semua masyarakat tidak ada perbedaan. Semua mendapatkan pelayanan. Kita kerja tim dengan dinsos, babinsa, lalu dinkes,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ratu mengatakan jika pelaksanaan vaksinasi telah berlangsung sejak tanggal 13 Agustus yang lalu dan masih berlangsung sampai dengan hari ini yang dilaksanakan oleh setiap puskesmas.
“Perharinya juga berjalan, kemarin kita juga vaksinasi di SLB ada 95 siswa,” tandasnya. (Arr).
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…