amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Dihukum Wajib Lapor, Buruh Minta Gubernur Banten Cabut Laporan

SERANG,- Sebanyak enam orang buruh yang mendapatkan penangguhan penahanan mendatangi Polda Banten untuk melakukan wajib lapor. Dalam kesempatan itu, para buruh meminta agar Gubernur Banten, Wahidin Halim segera mencabut laporannya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para buruh didampingi oleh kawan-kawan dari serikat buruh mendatangi Polda Banten untuk melakukan wajib lapor ke penyidik. Setelah itu, mereka berkumpul didepan Polda Banten untuk memberikan semangat kepada kawan mereka yang tengah menjalani proses hukum.

Diketahui, dalam satu minggu para buruh diminta untuk melakukan wajib lapor datang ke Polda Banten sebanyak 2 kali, yakni pada hari Senin dan Kamis. Hal itu pun dinilai mengganggu aktifitas para buruh sehingga mereka mendesak Gubernur Banten untuk mencabut laporannya.

“Karena kejadian ini sama sekali bukan direncanakan kita meminta maaf kepada gubernur dan meminta gubernur untuk mencabut laporannya. Supaya kami bisa tetap bekerja dengan baik dan lancar lagi,” kata Sena, salah satu buruh, Senin (3/1/2021).

Ia mengaku ingin berdamai dengan gubernur banten Wahidin Halim atas insiden yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2021 lalu. Menurutnya proses hukum yang terjadi membuat aktivitasnya terganggu.

“Pengennya kita berdamai dengan pak gubernur. Untuk terganggu (aktivitas) sedikit terganggu karena setiap dua kali seminggu wajib lapor,” jelasnya.

Sementara itu, buruh lainnya Yaitu Omsar Simbolon mengaku tidak memiliki niat sedikitpun untuk melecehkan Gubernur Banten, Wahidin Halim.

“Kami tidak memiliki maksud lain untuk melecehkan pak Gubernur dengan kejadian kemarin,” katanya.

Ia mengatakan, jika saat ini dirinya memiliki keluarga yang tentunya harus mendapatkan nafkah yang nantinya sulit ia berikan apabila terjerat hukum.

“Kami sadar bahwa kami memiliki keluarga, sehingga memohon kepada pak Gubernur agar kiranya bisa memaafkan kami untuk mencabut laporan di Polda Banten,” pungkasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

1 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

1 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

1 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

1 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

1 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago