amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah.
Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengatakan, program beasiswa merupakan program prioritas yang berkelanjutan yang diberikan. Program itu diberikan kepada peserta didik SD dan SMP untuk mengantisipasi angka putus sekolah, baik SD maupun SMP.
“Kita tahu bahwa angka putus sekolah di Kabupaten Serang dalam posisi nol persen. Artinya udah tidak ada lagi anak yang dinyatakan putus sekolah berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik),” kata Asep, Selasa (30/4/2024)
Ia menjelaskan, tidak adanya anak putus sekolah di Kabupaten Serang karena Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah gencar memberikan beasiswa kepada siswa SD dan SMP. “Angka putus sekolah yang 0 persen ini dampak dari supprting program prioritas yaitu beasiswa,” ungkapnya.
“Jadi anak usia 7 sampai 13 tahun wajib sekolah dasar (SD), terus anak usia 13 tahun sampai 15 wajib sekolah SMP dan di usia itu tidak ada yang putus sekolah, baik karena alasan tidak ada biaya maupun yang lainnya,” katanya.
Ia memastikan, program beasiswa untuk peserta didik SD, SMP termasuk beasiswa perguruan tinggi masih tetap berlanjut.
“Beasiswa perguruan tinggi ini mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah (APS), rata-rata lama sekolah (RLS), dan angka harapan lama sekolah (HLS),” ucapnya.
Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat pendidikan masyarakat Kabupaten Serang. Yakni dengan meningkatkan sarana prasarana dan kualitas tenaga pendidik di Kabupaten Serang. (adv)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…