amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Sindangheula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (4/3/2021). Bendungan ini dapat mengaliri 1.280 hektare lahan pertanian dengan kapasitas air 3,9 juta meterkubik.
“Alhamdulillah, pada hari ini Bendungan Sindangheula yang dibangun sejak tahun 2015 sudah selesai dan siap difungsikan, kita harapkan, bendungan ini memberikan nilai tambah bagi para petani di Provinsi Banten dalam menjamin ketersediaan air yang cukup dalam menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan,” kata Jokowi.
Menurut Jokowi, Bendungan Sindangheula mampu menyediakan bahan baku air minum dan air industri dengan kapasitas 0,80 m3 per detik, untuk pengendalian banjir dengan mereduksi hingga 50 m3 per detik, tenaga pembangkit listrik 0,40 MW, serta sebagai lahan konservasi dan tujuan pariwisata.
“Saya minta Pemerintah Daerah dan masyarakat menjaga dan memanfaatkan Bendungan Sindang Heula sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sebagai informasi, Bendungan SindangHeula merupakan satu dari 49 bendungan baru yang dibangun Kementerian PUPR pada tahun 2015-2019, untuk mewujudkan ketahanan air dan pangan nasional. Bendungan Sindang Heula dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian, (BBWS C3) Kementerian PUPR RI.
Bendungan Sindang Heula memiliki kapasitas tampung total sebesar 9.257.948 m3. Pembangunan Bendungan Sindangheula dilaksanakan pada Tahun 2015 s.d Tahun 2018 dari dana APBN Murni dengan total biaya sebesar Rp 458.917.800.000.
Bendungan Sindang Heula memberikan manfaat baik untuk penyediaan air baku untuk Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon sebesar 0,80 m3 per detik; Penyediaan Kebutuhan suplesike Daerah Irigrasi Cibanten dengan luas 1.289Ha sebesar 0,80 m3 per detik, Pengendalian banjir hilir Kabupaten Serang dan Kota Serang dengan kapasitas tampung banjir sebesar 1,5 juta meter kubik serta Menyediakan sarana rekreasi dan tujuan wisata air, konservasi alam dan potensi pembangkit listrik sebesar 0,40 MW.
Bendungan Sindang Heula masuk dalam cakupan wilayah Desa Sindang Heula dan Desa Pancanegara (Kabupaten Serang) dan Kelurahan Sayar (Kota Serang). Dimana Pembiayaan Pengadaan Tanah Bendungan Sindang Heula bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Banten.
Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyambut baik projek pembangunan Bendungan Sindang Heula sebagai bagian dari projek strategis pemerintah pusat dalam mengembangkan pertanian.
“Kami atas nama masyarakat Banten mengucakan terima kasih atas pembangunan Bendungan Sindang Heula, ini tentunya akan banyak membantu masyarakat di bidang pertanian,” ujarnya.
Dikatakan, Bendungan Sindang Heula memberikan manfaat untuk mengendalikan banjir di wilayah Kabupaten Serang dan Kota Serang, untuk pengairan lahan pertanian wilayah Banten utara, serta bahan baku air minum dan air industri di wilayah Serang dan Cilegon. (red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…